Arc Raiders Rilis Update Terbesar 'Frozen Trail' 8 Oktober: Peta Baru, Musuh Raksasa, dan Grappling Hook
Baca dalam 60 detik
- Embark Studios mengumumkan Frozen Trail, pembaruan terbesar Arc Raiders yang akan hadir gratis pada 8 Oktober 2026 untuk PS5, PC, dan Xbox Series X.
- Pembaruan ini menghadirkan peta bersalju Pendola Pass, musuh raksasa Emperor yang terbaring, serta Frigate yang disebut sebagai raid endgame dengan teka-teki sabotase.
- Sistem amplifikasi senjata dan perubahan skill tree mendorong diversitas build, sementara fitur skin senjata dan outpost memperkuat personalisasi pemain.

Embark Studios memastikan Arc Raiders akan menerima pembaruan terbesar sepanjang sejarah gim tersebut, bertajuk Frozen Trail, yang dijadwalkan meluncur gratis pada 8 Oktober 2026 untuk PlayStation 5, Windows PC, dan Xbox Series X. Pengumuman ini menjadi penanda kembalinya ritme konten setelah studio asal Swedia itu menghentikan pembaruan bulanan sejak Mei lalu.
Keputusan menunda pembaruan reguler diambil ketika popularitas Arc Raiders menurun pasca-debut gemilang tahun lalu. Meski basis pemain tetap sehat dan konsisten, jumlahnya jauh dari puncak. Frozen Trail dirancang untuk menjawab keluhan soal kedalaman konten, bukan sekadar menambah item kosmetik.
Peta baru Pendola Pass menjadi pusat perhatian. Berbeda dari medan sebelumnya yang menawarkan ekstraksi lewat lift atau kereta, jalur keluar di pegunungan bersalju ini hanya melalui gondola dengan kapasitas maksimal tiga raider sekaligus. Kondisi cuaca Flash Freeze memaksa pemain segera mencari perlindungan sebelum efek dingin bekerja.
Di Pendola Pass, pemain akhirnya bisa melihat Emperor dari dekat—meski dalam kondisi tumbang. Mesin kolosal yang selama ini hanya terlihat dari kejauhan di Blue Gate itu terbaring di lereng gunung, dan raider dapat menjelajahi bagian dalamnya. Skalanya sengaja dibuat terasa asing, seolah pemain tidak seharusnya berada di sana.
Ancaman utama datang dari Frigate, yang digambarkan sebagai kapal induk udara berisiko tinggi bagi raider berpengalaman. Berbeda dari Queen atau Matriarch yang hanya mengandalkan daya tahan, Frigate menuntut pemain memecahkan teka-teki dan melakukan sabotase, bukan sekadar menghancurkannya dengan tembakan. Di dalamnya terdapat Hydra, turret dengan tiga set senjata yang mampu mengunci beberapa target sekaligus.
Pendola Pass juga menghadirkan Skulker yang menembak dari jarak jauh, serta Bully—musuh bertubuh besar dan agresif dengan perilaku machine learning seperti Leaper. Keduanya akan menyebar ke peta lain, tetapi tidak dalam waktu dekat.
Untuk melawan mereka, pemain mendapat Stiletto (senapan tempur amunisi ringan) dan Bantam (revolver moncong pendek). Sistem amplifikasi senjata memungkinkan modifikasi total: pistol Burletta bisa diubah menjadi otomatis penuh, atau Rattler dimodifikasi menembakkan amunisi pembakar. Total ada 15 amplifikasi yang tersedia sejak peluncuran.
Gadget anyar mencakup Grappling Hook yang disebut produser eksekutif Aleksander Grøndal sebagai salah satu alat paling ambisius. Pemain dapat memanjat, turun dari gedung, berayun melintasi jurang, bahkan menempelkan tali ke musuh Arc agar ditarik. Ada pula Tether Launcher untuk menghubungkan dua titik dan Yank Grenade yang menarik musuh ke arahnya—berguna dalam pertempuran PvP.
"Grappling Hook telah lama berada di puncak daftar keinginan pemain," ujar Grøndal dalam sesi tanya jawab, seraya menambahkan bahwa perubahan skill tree bertujuan membuat pilihan kemampuan lebih berdampak, bukan sekadar mengunlock semuanya.
Fitur skin senjata akhirnya hadir, meski tidak bisa dibeli bebas. Sebagian tersedia lewat toko dan reward pass Frozen Trail, tetapi mayoritas stensil harus ditemukan sebagai loot, mirip blueprint. Dua instrumen baru, banjo dan harmonika, serta kamera in-game melengkapi pembaruan ini.
Outpost juga diperkenalkan sebagai langkah awal memberi pemain "rumah di permukaan." Meski belum bisa dijelajahi, pemain dapat memajang furnitur, stasiun crafting, dan pernak-pernik. Grøndal mengonfirmasi ruang ini akan menjadi area eksplorasi di masa depan.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Frozen Trail memperkuat posisi Arc Raiders di segmen extraction shooter yang kompetitif. Pembaruan gratis menjadi daya tarik bagi gamer Tanah Air yang sensitif terhadap biaya, sekaligus mendorong komunitas lokal untuk kembali aktif. Pertanyaannya, mampukah Embark mempertahankan momentum ini hingga pembaruan besar berikutnya?



