PSIM Kehilangan Purzycki Dua Laga, Komdis PSSI Perberat Sanksi
Baca dalam 60 detik
- Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan satu pertandingan plus denda Rp10 juta kepada gelandang PSIM, Adrian Purzycki, setelah kartu merah kontra Persebaya.
- PSIM harus tampil pincang saat menjamu Persija Jakarta pada 10 Oktober 2026 karena Purzycki baru bisa kembali berlaga melawan PSM Makassar sepekan kemudian.
- Tanpa kemenangan dalam tiga laga awal, PSIM terpuruk di posisi 14 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi satu poin.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI memperberat hukuman gelandang PSIM Yogyakarta, Adrian Purzycki, dengan larangan tampil satu pertandingan tambahan dan denda Rp10 juta. Sanksi itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 012/SL/SK/KD-PSSI/IX/2026 yang diteken 15 September 2026, sebagai buntut kartu merah yang diterimanya saat PSIM takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027.
Keputusan tersebut membuat Purzycki absen dalam dua laga sekaligus. Ia sudah melewatkan duel melawan Madura United pada 18 September 2026, dan dipastikan tidak bisa memperkuat Laskar Mataram ketika menjamu Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, 10 Oktober 2026. Gelandang berusia 29 tahun itu baru bisa kembali merumput saat PSIM menantang PSM Makassar pada pekan kelima, 16 Oktober 2026.
Manajer PSIM, Iksan Mahar, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima keputusan Komdis PSSI meski menilai sanksi tambahan tersebut di luar regulasi dasar kompetisi. Menurutnya, regulasi musim ini hanya mewajibkan pemain yang mendapat kartu merah langsung absen satu laga. "Kami menghormati keputusan yang diberikan," ujarnya, Rabu (23/9/2026).
Kehilangan Purzycki menjadi pukulan telak bagi PSIM yang tengah mencari identitas permainan. Gelandang asal Polandia itu merupakan salah satu pilar utama di lini tengah dan pencetak gol pertama Laskar Mataram musim ini. "Tentu ini kerugian bagi tim karena Purzycki salah satu pemain andalan," kata Iksan. Meski demikian, tim pelatih disebut telah menyiapkan skenario pengganti, termasuk opsi menurunkan Nermin Haljeta seperti yang dilakukan saat melawan Madura United.
Di sisi lain, tekanan terhadap PSIM semakin besar karena mereka belum meraih kemenangan dalam tiga partai awal. Skuad Naga Jawa mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang, lalu kalah 0-1 dari Persebaya, dan digasak Madura United 1-2. Posisi ke-14 dari 18 tim menjadi alarm bagi manajemen dan jajaran pelatih untuk segera berbenah sebelum jadwal padat menghadapi Persija dan PSM Makassar.
"Adrian baru bisa kembali bermain saat melawan PSM Makassar pada 16 Oktober nanti." โ Iksan Mahar, Manajer PSIM
Dalam konteks kompetisi domestik, keputusan Komdis PSSI ini menegaskan penerapan disiplin yang lebih ketat pada musim 2026/2027. Sanksi tambahan serupa pernah menimpa beberapa pemain di Liga 1 musim sebelumnya, tetapi eksekusinya kerap menuai kritik karena dianggap tidak konsisten. Bagi PSIM, absennya Purzycki selama dua laga bisa menjadi ujian kedalaman skuad sekaligus peluang bagi pemain muda untuk menunjukkan kapasitas di lini tengah.
Jika PSIM gagal meraih poin penuh saat menjamu Persija, posisi mereka di papan bawah berpotensi semakin terpuruk. Sebaliknya, kemenangan tanpa Purzycki akan menjadi sinyal bahwa Laskar Mataram mampu beradaptasi. Akankah PSIM keluar dari tekanan, atau justru semakin terbenam sebelum sang gelandang kembali?



