Netflix Luncurkan Game Horor Perdana The Conjuring: Unspoken, Bakal Rilis Oktober
Baca dalam 60 detik
- Netflix mengumumkan The Conjuring: Unspoken, game video pertama dalam waralaba horor sukses tersebut, yang akan hadir di platform streaming pada Oktober mendatang.
- Game ini dikembangkan sebagai bagian dari Netflix Games dan dapat dimainkan di perangkat Android serta iOS, menawarkan pengalaman investigasi paranormal di Red Lion Inn.
- Kesuksesan game ini berpotensi membuka jalan bagi lebih banyak adaptasi game dari waralaba film horor, sekaligus memperkuat posisi Netflix di pasar game mobile yang kompetitif.

Netflix resmi mengumumkan bahwa waralaba horor The Conjuring akan segera merambah ke dunia game dengan judul The Conjuring: Unspoken. Kabar ini mengejutkan penggemar karena untuk pertama kalinya, jagat sinematik yang dikenal lewat kisah investigasi paranormal Ed dan Lorraine Warren itu akan hadir sebagai game video khusus, bukan sekadar adaptasi atau konten tambahan. Rencananya, game ini akan dirilis pada Oktober tahun ini melalui platform Netflix Games, menandai langkah ambisius perusahaan dalam memperluas ekosistem hiburan interaktifnya.
Pengumuman tersebut pertama kali muncul dalam buletin bulanan "New on Netflix", yang secara rutin mengabarkan konten terbaru di platform tersebut. Sinopsis singkat yang disertakan menggambarkan Unspoken sebagai game sinematik yang mengajak pemain untuk memindai sinyal paranormal dan menyelidiki kejadian angker yang mengganggu sebuah keluarga yang sedang berduka di Red Lion Inn. Meski detailnya masih minim, deskripsi ini langsung memicu spekulasi tentang mekanisme permainan dan alur cerita yang akan diusung.
Sebelumnya, waralaba The Conjuring memang pernah menyentuh dunia game melalui kolaborasi dengan Fortnite. Peta bertema The Conjuring: Last Rites sempat hadir menjelang perilisan filmnya tahun lalu, memungkinkan pemain menjelajahi rumah hantu dari sudut pandang orang pertama. Pengalaman itu memberi gambaran tentang potensi game mandiri seperti Unspoken, meski tanpa tangkapan layar atau cuplikan gameplay resmi, masih sulit membayangkan bagaimana game ini akan dimainkan. Yang pasti, sebagai bagian dari Netflix Games, game ini dapat diakses di perangkat Android dan iOS.
Dengan minimnya informasi, sulit memastikan di mana posisi Unspoken dalam linimasa The Conjuring. Namun, besar kemungkinan game ini akan menawarkan cerita orisinal dan tidak berfokus pada tokoh utama Ed dan Lorraine Warren. Biasanya, judul spin-off dalam waralaba ini tidak menyertakan nama "The Conjuring", sehingga kehadiran karakter ikonik masih mungkin terjadi. Spekulasi pun berkembang, apakah game ini akan menjadi jembatan antara fase pertama dan fase kedua waralaba yang tengah disiapkan.
Selain Unspoken, penggemar juga menantikan film berikutnya yang berjudul The Conjuring: First Communion, dijadwalkan tayang pada 10 September 2027. Awalnya, Last Rites dianggap sebagai penutup kisah Ed dan Lorraine, namun kemudian diklarifikasi bahwa film tersebut menandai akhir "Fase Satu" dan film selanjutnya akan memulai fase kedua. Ini menegaskan bahwa waralaba The Conjuring masih akan terus berkembang, tidak hanya di layar lebar tetapi juga di platform digital.
Langkah Netflix menghadirkan game horor ini tidak bisa dilepaskan dari strategi perusahaan untuk memperkuat portofolio game mobile-nya. Sejak beberapa tahun terakhir, Netflix gencar mengakuisisi studio game dan merilis judul-judul eksklusif, mulai dari adaptasi Stranger Things hingga game orisinal seperti Oxenfree. Kehadiran The Conjuring: Unspoken menjadi sinyal bahwa Netflix serius ingin menarik basis penggemar horor yang selama ini setia menonton film-film di platformnya. Bagi pasar Indonesia, game ini berpotensi mendapat sambutan hangat mengingat popularitas waralaba The Conjuring sangat tinggi di Tanah Air. Film-filmnya kerap menjadi trending topic dan ditonton jutaan kali, sehingga game ini bisa menjadi pintu masuk bagi Netflix untuk memperluas engagement dengan pengguna lokal.
Namun, tantangan tetap ada. Pasar game horor di Indonesia didominasi oleh judul-judul seperti Dreadout atau Pamali yang mengangkat cerita lokal. Netflix perlu memastikan bahwa Unspoken tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi juga menghadirkan gameplay yang memikat dan aksesibilitas yang baik, termasuk dukungan bahasa Indonesia. Jika berhasil, game ini bisa menjadi katalis bagi lebih banyak adaptasi game dari waralaba film horor lainnya, sekaligus memperkuat posisi Netflix di industri game yang semakin kompetitif.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah The Conjuring: Unspoken akan mampu memenuhi ekspektasi penggemar yang sudah terbiasa dengan ketegangan sinematik waralaba ini. Dengan jadwal rilis yang tinggal menghitung bulan, Netflix diharapkan segera merilis trailer atau detail gameplay untuk memberikan gambaran lebih jelas. Jika sukses, bukan tidak mungkin game ini akan menjadi awal dari seri game horor Netflix lainnya, membuka babak baru dalam cara kita menikmati cerita-cerita menakutkan.



