PSS Kehilangan Nduwarugira ke Timnas Burundi di Tengah Krisis Tanpa Poin
Baca dalam 60 detik
- Christophe Nduwarugira satu-satunya pemain PSS Sleman yang dipanggil timnas pada FIFA Matchday September 2026, memperkuat Burundi di Kualifikasi AFCON 2027.
- PSS tanpa poin dari tiga laga awal BRI Super League dan terpuruk di peringkat 15, sehingga kepergian Nduwarugira menambah beban pelatih Pieter Huistra.
- Nduwarugira dijadwalkan kembali sebelum laga melawan PSM Makassar pada 11 Oktober, namun jeda tiga pekan menjadi ujian bagi manajemen untuk membenahi skuad.

PSS Sleman harus merelakan satu pemain pilarnya memperkuat tim nasional pada jeda FIFA Matchday September 2026. Bek serbabisa Christophe Nduwarugira kembali dipanggil Timnas Burundi untuk dua laga lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Afrika (AFCON) 2027, menjadi satu-satunya wakil Super Elja di agenda internasional kali ini.
Burundi akan lebih dulu bertandang ke markas Togo di Stade de Kegue, Lome, pada Jumat (25/9/2026), sebelum menjamu Aljazair di Stade Intwari, Bujumbura, empat hari berselang. Pelatih Patrick Sangwa Mayani membawa 25 pemain, dan nama Nduwarugira tetap masuk dalam daftar.
Panggilan ini menegaskan posisi Nduwarugira di skuad Burundi. Sejak debut pada 2012, pemain berusia 32 tahun itu telah mengoleksi 36 caps dengan dua gol dan satu assist. Ia menjadi salah satu pemain senior yang dipercaya di lini belakang maupun tengah.
Bagi PSS, kehilangan Nduwarugira datang di waktu yang tidak ideal. Laskar Sembada menelan tiga kekalahan beruntun: dihajar Bali United 1-2, dibungkam Madura United 1-3, dan takluk 1-2 dari Dewa United. Alhasil, tim berlogo Candi itu terbenam di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Meski demikian, ada sinar harapan dari performa individu Nduwarugira. Pada laga melawan Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (20/9/2026), ia mencetak gol debutnya untuk PSS. Gol tersebut belum mampu menyelamatkan tim dari kekalahan, tetapi menunjukkan kontribusi nyata di kedua kotak penalti.
Pelatih Pieter Huistra memang mengandalkan fleksibilitas Nduwarugira. Mantan pemain Borneo FC itu telah dimainkan di tiga posisi berbeda: bek kiri, bek tengah, dan gelandang. Kepergiannya sementara membuat Huistra harus mencari opsi lain untuk menjaga keseimbangan lini belakang dan tengah.
"Nduwarugira adalah pemain penting bagi kami, tetapi panggilan negara harus dihormati. Kami akan memanfaatkan jeda ini untuk membenahi tim," ujar sumber internal PSS, menggambarkan sikap klub.
Jeda kompetisi selama tiga pekan menjadi berkah tersembunyi. Skuad Super Elja sudah kembali berlatih pada Rabu (23/9/2026) setelah diliburkan dua hari. Manajemen dan tim pelatih memiliki waktu untuk mengevaluasi taktik dan memulihkan kondisi fisik pemain sebelum laga berikutnya.
PSS dijadwalkan menjamu PSM Makassar pada pekan keempat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 11 Oktober 2026. Nduwarugira diproyeksikan sudah kembali dari tugas negara dan siap memperkuat tim. Namun, pertanyaannya: mampukah PSS memanfaatkan momen ini untuk bangkit, atau justru semakin terpuruk tanpa tambahan poin?



