Timnas Indonesia Mulai Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026: 21 Pemain di Latihan Perdana, 4 Absen
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 21 pemain mengikuti sesi latihan perdana Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.
- Empat pemain belum terlihat, termasuk Calvin Verdonk, Dony Tri Pamungkas, Dean James, dan Yakob Sayuri, memicu spekulasi kondisi mereka.
- Indonesia tergabung di Grup A dan akan menghadapi Singapura, Malaysia, serta Bangladesh di SUGBK, dengan laga pembuka melawan Singapura pada 25 September 2026.

Timnas Indonesia menggelar latihan perdana untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Madya, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/9/2026) sore WIB. Sebanyak 21 pemain dari total 25 yang dipanggil telah bergabung, sementara empat nama masih belum terlihat, termasuk bek Calvin Verdonk.
Latihan yang dimulai pukul 17.00 WIB itu dihadiri sejumlah pemain abroad seperti Maarten Paes, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Jordi Amat, Kevin Diks, Elkan Baggott, Ole Romeny, Emil Audero, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Joey Pelupessy. Selain itu, pemain lokal seperti Egy Maulana Vikri, Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, Ivar Jenner, Rayhan Hannan, Dion Markx, Shayne Pattynama, Luke Vickery, Mitchell Baker, serta Rizky Eka Pratama juga mengikuti sesi tersebut.
Pelatih John Herdman awalnya memanggil 23 pemain, namun menambahkan dua nama susulan, yakni Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama. Keduanya langsung bergabung dalam latihan perdana. Meski demikian, empat pemain yang belum hadir menjadi sorotan: Dony Tri Pamungkas, Calvin Verdonk, Dean James, dan Yakob Sayuri. Belum ada keterangan resmi dari tim pelatih mengenai alasan ketidakhadiran mereka, apakah karena izin klub, cedera, atau masalah administratif.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk mengukur kekuatan jelang turnamen yang lebih besar. Bergabung di Grup A, Skuad Garuda akan menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Laga pembuka melawan Singapura pada 25 September 2026 akan menjadi ujian awal bagi racikan Herdman, disusul Malaysia tiga hari berselang, dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026. Semua pertandingan grup akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, yang diharapkan menjadi benteng sekaligus sumber motivasi bagi para pemain.
"Kami memiliki waktu persiapan yang singkat, tetapi para pemain menunjukkan komitmen tinggi. Fokus kami adalah membangun kekompakan dan memastikan semua pemain siap secara fisik dan taktik," ujar Herdman dalam sesi latihan, seperti dikutip dari keterangan resmi.
Ketiadaan empat pemain di sesi perdana bisa menjadi sinyal bagi Herdman untuk menyiapkan opsi cadangan. Verdonk, yang biasa beroperasi di sektor kiri pertahanan, merupakan salah satu pemain kunci, sementara Yakob Sayuri dan Dean James juga memiliki peran penting di lini belakang. Jika mereka absen lebih lama, pelatih asal Inggris itu harus memutar otak untuk meracik komposisi terbaik, terutama menghadapi lawan-lawan yang memiliki kecepatan di sayap.
Di sisi lain, kehadiran para pemain abroad sejak hari pertama menunjukkan keseriusan mereka membela panji Merah Putih. Pemain seperti Maarten Paes, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen yang berkarier di Eropa harus menempuh perjalanan jauh, namun tetap hadir tepat waktu. Hal ini menjadi indikasi positif bahwa chemistry tim bisa lebih cepat terbangun.
Bagi publik sepak bola Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen regional. Ajang ini menjadi barometer perkembangan timnas di bawah kepemimpinan Herdman, sekaligus kesempatan untuk merebut kembali supremasi di Asia Tenggara. Dukungan penuh dari suporter di SUGBK nanti diharapkan mampu menjadi pemain ke-12 yang mengangkat performa Rizky Ridho dkk.
Pertanyaan besarnya: mampukah Timnas Indonesia memaksimalkan waktu persiapan yang tersisa untuk tampil konsisten di tiga laga grup? Jawabannya akan terlihat mulai 25 September mendatang.



