Olise Cetak Start Sempurna di Bayern, Kompany: Sosoknya Lengkap
Baca dalam 60 detik
- Michael Olise memimpin daftar top skor sementara Bundesliga 2026/27 dengan empat gol dalam empat penampilan, menyamai torehan terbaiknya musim lalu.
- Winger asal Prancis itu juga mencatatkan 18 tembakan dan 18 dribel sukses, tertinggi di liga, serta mencatatkan 55 persen duel udara yang dimenangkan.
- Pelatih Vincent Kompany memuji Olise sebagai 'paket lengkap', menyoroti kematangan sikap dan konsistensi performa sejak bergabung dari Crystal Palace.

Michael Olise menegaskan statusnya sebagai salah satu winger paling berbahaya di Eropa dengan start gemilang bersama Bayern Munich di Bundesliga 2026/27. Pemain berusia 24 tahun itu kini memimpin daftar top skor sementara dengan empat gol dari empat pertandingan, menyamai capaian terbaiknya musim lalu, dan menjadi motor serangan Die Roten di awal musim.
Pada laga Matchday 4 melawan Union Berlin, Olise mencetak hat-trick dalam kemenangan 7-0 di Allianz Arena. Meski gol ke-100 Harry Kane di Bundesliga menjadi sorotan utama, penampilan Olise justru menjadi bintang sebenarnya. Ia membuka skor dengan tendangan first-time dari sudut kotak penalti, lalu menutup pesta gol Bayern dengan dua gol tambahan, termasuk satu tembakan melengkung spektakuler dari luar kotak penalti. Ia juga menyumbang assist untuk gol keempat Kane, yang merupakan gol ke-101 penyerang asal Inggris itu di liga bersama Bayern.
Konsistensi Olise musim ini bukan kebetulan. Setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga 2025/26 dengan 15 gol dan 19 assist, ia menjadi pemain pertama sejak Jadon Sancho yang mencatatkan minimal 15 gol dan 15 assist dalam satu musim Bundesliga. Secara keseluruhan, ia mengakhiri musim lalu dengan 22 gol dan 29 assist di semua kompetisi. Kini, ia tampil lebih tajam: 18 tembakan (terbanyak di liga), 18 dribel sukses (tertinggi), dan memenangkan 55 persen dari 47 duel yang ia jalani—angka luar biasa untuk seorang penyerang sayap. Ia juga melampaui ekspektasi gol (xG) sebesar 1,7, menjadikannya salah satu finisher paling klinis di liga.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, tidak sungkan melontarkan pujian. "Michael Olise adalah paket lengkap," ujarnya. "Dia sudah bermain di level ini selama hampir dua setengah tahun. Saya tidak ingin menjadi 'penggemar' pemain saya. Bagi saya, yang penting adalah bagaimana mereka sebagai manusia—cara dia bermain sepak bola, tetapi juga bagaimana dia sebagai pribadi." Kompany menekankan bahwa kematangan sikap Olise di luar lapangan sama pentingnya dengan aksinya di dalam lapangan.
Di balik gemerlapnya performa, Olise dikenal sebagai pribadi introver. Setelah laga melawan Union Berlin, ia memilih membiarkan Jamal Musiala menghadapi kamera untuk wawancara Man of the Match, bukan dirinya sendiri. Sikap rendah hati ini justru menambah daya tariknya di mata para penggemar dan staf pelatih. Kompany pun mengaku senang membiarkan Olise berbicara melalui permainannya.
Bagi publik Indonesia, performa Olise menjadi tontonan menarik di tengah meningkatnya minat terhadap Bundesliga. Liga Jerman semakin mudah diakses melalui platform streaming, dan sosok seperti Olise—yang tenang namun mematikan—menjadi daya tarik tersendiri. Penggemar sepak bola Tanah Air juga dapat mengambil pelajaran dari etos kerja dan konsistensinya, terutama bagi para pemain muda yang bercita-cita menembus kompetisi Eropa. Selain itu, ketajaman Olise di awal musim ini berpotensi mengangkat profil Bundesliga di pasar Asia, termasuk Indonesia, yang selama ini lebih didominasi oleh Liga Inggris dan Spanyol.
Ke depan, tantangan terbesar Olise adalah menjaga konsistensi setelah jeda internasional. Bayern akan menghadapi jadwal padat di Bundesliga, DFB Cup, dan Liga Champions. Jika ia mampu mempertahankan level permainannya, bukan tidak mungkin ia kembali menyabet gelar Pemain Terbaik Bundesliga dan menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Akankah Olise menjadi ikon baru Bayern Munich di era pasca-Robben dan Ribery? Waktu yang akan menjawab, tetapi start-nya musim ini telah mengirim sinyal jelas kepada seluruh kompetitor.



