Moyes Punya 'Deulofeu Baru' di Bangku Cadangan Everton
Baca dalam 60 detik
- Everton menikmati start tak terkalahkan di lima laga Premier League meski kehilangan Iliman Ndiaye dan gagal merekrut Folarin Balogun.
- Tyler Dibling, winger 20 tahun, tampil impresif di Carabao Cup melawan Wolves dengan tujuh dribel sukses dan memenangkan 13 dari 19 duel darat.
- Manajer David Moyes memberi sinyal akan memberi Dibling menit bermain lebih banyak di liga, mengingatkannya pada Gerard Deulofeu.

Everton membuka musim Premier League 2025/26 dengan catatan tak terkalahkan dalam lima pertandingan, sebuah capaian yang kontras dengan kekhawatiran yang menyelimuti klub setelah jendela transfer musim panas yang berantakan. Manajer David Moyes kini dihadapkan pada keputusan penting mengenai lini depan, terutama setelah penampilan menjanjikan dari pemain muda Tyler Dibling di ajang Carabao Cup.
Kepergian Iliman Ndiaye ke Manchester City dan kegagalan mendatangkan Folarin Balogun membuat Everton hanya memiliki satu striker murni, Thierno Barry. Namun, Barry justru tampil dalam performa terbaiknya, sementara Tyrique George di sayap kanan menunjukkan nilai investasinya. Meski demikian, Moyes menyadari masih ada ruang untuk peningkatan, terutama dalam hal kualitas individu di sepertiga akhir lapangan.
Nama Gerard Deulofeu mungkin sudah lama meninggalkan Goodison Park, tetapi warisannya sebagai pemain sayap eksplosif yang menghibur masih melekat di hati para pendukung. Deulofeu hanya mencetak delapan gol untuk Everton, namun statusnya sebagai cult hero menunjukkan bahwa kontribusi seorang pemain tidak selalu diukur dari statistik gol semata. Kini, Moyes memiliki kesempatan untuk menghadirkan kembali sentuhan magis serupa melalui Tyler Dibling.
Dibling, yang didatangkan dari Southampton pada musim panas lalu, belum banyak mendapat kesempatan di liga. Namun, penampilannya saat melawan Wolves di Carabao Cup memberikan bukti nyata kualitasnya. Winger 20 tahun itu menyumbang satu assist dan tampil agresif, lincah, serta langsung menyerang โ tiga sifat yang terakhir kali dilihat publik Merseyside pada diri Deulofeu.
"Saya tersenyum ketika Anda menyebut namanya sekarang. Sebelumnya, saya mungkin sedikit... emoji yang menunduk. Tapi sekarang saya punya emoji yang berlawanan, yang bertepuk tangan dan mata tersenyum," ujar Moyes seperti dikutip dari Football FanCast. "Tyler Dibling saat ini mulai menunjukkan sedikit dari kemampuannya. Ini terlihat jauh lebih baik dari apa yang dia tunjukkan tahun lalu."
Moyes memang sempat meragukan Dibling, tetapi performa di Piala Liga telah mengubah pandangannya. Manajer asal Skotlandia itu menilai pemain muda tersebut kini semakin dekat dengan level yang diharapkan dan berharap tren positif ini berlanjut. Dengan jadwal padat dan ambisi finis di zona Eropa, rotasi di lini serang menjadi keniscayaan. Kehadiran Dibling sebagai opsi tambahan bisa menjadi pembeda dalam laga-laga ketat.
Bagi Everton, mengorbitkan pemain muda seperti Dibling juga sejalan dengan strategi jangka panjang klub. The Friedkin Group sebagai pemilik baru ingin membangun skuad yang kompetitif tanpa harus selalu mengeluarkan dana besar. Memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada, seperti Dibling, menjadi langkah logis. Jika ia mampu konsisten, bukan tidak mungkin nilai jualnya akan melonjak dan menjadi aset berharga bagi klub.
Di sisi lain, para pendukung Everton tentu berharap Dibling dapat segera memberikan dampak di Premier League. Liga Inggris dikenal sebagai kompetisi yang menuntut fisik dan mental kuat, terutama bagi pemain muda. Namun, dengan bimbingan Moyes yang berpengalaman, Dibling berpeluang besar mengatasi tekanan dan berkembang menjadi pemain kunci. Pertanyaan besarnya: akankah Moyes memberikan kepercayaan penuh sebelum klub lain meliriknya?



