Persija dan Persib Bersatu di Timnas: Seruan Suporter untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Baca dalam 60 detik
- Enam penggawa Persija dan dua pemain Persib kompak mengajak pendukung memadati SUGBK pada FIFA ASEAN Cup 2026.
- Turnamen bergengsi ini akan digelar 25 September–5 Oktober 2026, dengan Indonesia sebagai tuan rumah Grup A.
- Dukungan langsung dari tribun dipercaya menjadi faktor krusial untuk mengangkat performa skuad Garuda.

Menjelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026, para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di klub rival, Persija Jakarta dan Persib Bandung, menunjukkan kekompakan dengan melontarkan seruan bersama kepada para pendukung. Dalam sebuah video yang dirilis baru-baru ini, enam pemain Persija—Jordi Amat, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata—bersama dua pemain Persib, Ragnar Oratmangoen dan Haye, mengajak suporter untuk hadir langsung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Video tersebut memperlihatkan suasana santai namun penuh semangat. Sambil duduk di sofa, para pemain memperkenalkan diri satu per satu. Rizky Ridho kemudian menjadi juru bicara, menyerukan dukungan penuh untuk tim nasional. "Buat semua Garuda fans, jangan lupa untuk support dan datang ke stadion langsung untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Semoga kita bisa sukses sama-sama dan angkat trofi bareng-bareng. Sampai jumpa di sana," ujar Ridho dalam video itu.
Tak mau ketinggalan, Ragnar dan Haye yang duduk di sofa terpisah juga menyampaikan pesan senada. Haye menegaskan bahwa mereka sedang mengambil jeda dari kompetisi Super League untuk fokus membela negara. "Kami sedang jeda dari Super League, fokus ke FIFA ASEAN Cup. Datang dan dukung kami semua di SUGBK," ucapnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momen penting bagi sepak bola Indonesia. Sebagai tuan rumah Grup A Divisi 1, Indonesia akan menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan grup akan digelar di SUGBK, yang dikenal memiliki atmosfer luar biasa ketika dipenuhi suporter fanatik. Kehadiran langsung penonton diyakini dapat menjadi faktor ke-12 yang mengangkat performa para pemain.
Persatuan pemain dari klub-klub besar seperti Persija dan Persib ini mengirim sinyal positif bahwa rivalitas di level domestik tidak memengaruhi soliditas di tim nasional. Hal ini sejalan dengan upaya PSSI untuk membangun budaya suporter yang mendukung timnas tanpa sekat klub. Dukungan dari tribun juga berpotensi meningkatkan pendapatan dari tiket dan merchandise, serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah yang layak di kancah sepak bola Asia Tenggara.
"Kami sedang jeda dari Super League, fokus ke FIFA ASEAN Cup. Datang dan dukung kami semua di SUGBK." — Haye
Dengan komposisi pemain yang semakin matang dan persiapan intensif, harapan untuk meraih gelar juara pun membubung. Namun, tantangan dari Malaysia dan Singapura yang juga memiliki skuad berkualitas tidak bisa dianggap remeh. Dukungan penuh dari suporter di setiap pertandingan akan menjadi pembeda. Akankah SUGBK kembali bergemuruh dan mengantar Garuda ke puncak? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal pasti: seruan para pemain telah menyatukan tekad untuk berjuang bersama.



