Presley Gerber Meninggal di Usia 27, Brooklyn Beckham hingga Paris Hilton Berduka
Baca dalam 60 detik
- Model Presley Gerber, putra Cindy Crawford, ditemukan tewas di fasilitas rehabilitasi di Santa Monica pada Minggu pagi.
- Polisi menduga kematian akibat overdosis, namun penyebab resmi masih menunggu hasil otopsi.
- Sejumlah selebritas mengungkapkan kesedihan mendalam, menyoroti sosoknya yang dianggap tulus dan penuh perhatian.

Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Amerika Serikat. Presley Gerber, model berusia 27 tahun dan putra dari supermodel Cindy Crawford serta pengusaha Rande Gerber, ditemukan meninggal dunia di sebuah fasilitas rehabilitasi di Santa Monica, California, pada Minggu (20/9) pagi waktu setempat. Kepergiannya yang mendadak memicu gelombang duka dari kalangan selebritas, termasuk pasangan Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz.
Menurut keterangan Kepolisian Santa Monica, petugas menerima laporan dugaan overdosis di kawasan Berkeley Street sekitar pukul 09.35 pagi. Setibanya di lokasi, aparat menemukan seorang pria dewasa dalam kondisi tidak bernyawa. Hingga kini, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Departemen Medis Los Angeles County. Polisi menyatakan tidak ada indikasi tindak kejahatan dan penyelidikan terus berlanjut.
Presley dikenal sebagai figur yang dekat dengan lingkaran selebritas muda Hollywood. Ia sempat meniti karier sebagai model dan beberapa kali tampil di panggung mode internasional. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ia lebih sering menjadi sorotan media karena perjuangannya menghadapi masalah kesehatan mental dan penyalahgunaan zat. Kepergiannya menambah daftar panjang anak muda dari keluarga terkenal yang harus berhadapan dengan tekanan hidup di bawah sorotan publik.
Ucapan belasungkawa mengalir dari rekan-rekan sesama publik figur. Nicola Peltz, aktris yang juga istri Brooklyn Beckham, menuliskan pesan emosional di Instagram Story-nya. Ia menyebut Presley sebagai "cahaya murni" yang memiliki hati paling baik. "Saya benar-benar hancur. Saya merasa sangat beruntung pernah memiliki dia dalam hidup saya," tulisnya. Ia juga menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Gerber.
"Saya sangat patah hati. Presley, kamu adalah orang yang paling baik dan kami akan sangat merindukanmu. Kami mencintaimu," ujar Brooklyn Beckham dalam unggahannya.
Paris Hilton turut mengenang kedekatannya dengan Presley. Melalui unggahan di Instagram, ia menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang manis, sensitif, dan tulus. "Saya benar-benar patah hati. Saya masih tidak percaya ini nyata. Presley, kamu adalah jiwa yang indah," kata Paris. Ia menambahkan bahwa kenangan kebersamaan mereka akan selalu dikenang.
Kepergian Presley juga memantik perbincangan lebih luas tentang tekanan yang dihadapi anak-anak selebritas. Tumbuh di bawah bayang-bayang orang tua terkenal sering kali membawa beban psikologis tersendiri. Kasus serupa pernah menimpa beberapa nama besar Hollywood, yang berjuang mencari identitas di tengah ekspektasi publik yang tinggi. Isu kesehatan mental dan penyalahgunaan zat di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius, terutama di industri hiburan yang serba cepat dan penuh tekanan.
Bagi pembaca di Indonesia, peristiwa ini menjadi cermin bahwa persoalan kesehatan mental tidak memandang status sosial atau latar belakang keluarga. Tekanan untuk tampil sempurna di media sosial, ditambah akses mudah terhadap zat terlarang, menjadi kombinasi berbahaya yang mengintai banyak anak muda. Di Indonesia sendiri, kesadaran akan pentingnya dukungan psikologis dan rehabilitasi masih terus tumbuh, namun stigma sosial sering kali menghambat mereka yang membutuhkan bantuan untuk segera mencari pertolongan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum memberikan pernyataan resmi. Publik menantikan hasil otopsi yang diharapkan dapat menjelaskan penyebab pasti kematian Presley. Sementara itu, warisan sebagai sosok yang hangat dan penuh kasih dari orang-orang terdekatnya akan terus dikenang, meski kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi mereka yang mencintainya.



