Kit Harington Ungkap Alasan Emosional di Balik Peran Gilderoy Lockhart di Serial Harry Potter
Baca dalam 60 detik
- Kit Harington bergabung dengan serial Harry Potter HBO sebagai Gilderoy Lockhart, menggantikan Nicholas Hoult yang mundur karena jadwal.
- Aktor ini mengaku audiobook Harry Potter narasi Stephen Fry menjadi penopang utama masa pemulihannya dari alkohol.
- Produksi musim kedua yang berfokus pada Chamber of Secrets sedang berjalan, dan penggemar menantikan penampilan perdananya.

Aktor Kit Harington secara terbuka menceritakan keterkaitan personalnya dengan waralaba Harry Potter, yang kini membawanya ke peran Gilderoy Lockhart dalam serial televisi terbaru HBO. Pria 39 tahun itu mengungkapkan bahwa audiobook Harry Potter yang dinarasikan Stephen Fry berperan besar dalam menjaga kestabilan dirinya saat berjuang melewati masa pemulihan dari kecanduan alkohol.
Dalam wawancara di podcast Happy Sad Confused, Harington menjelaskan bahwa pikirannya kerap sulit berhenti bekerja, terutama pada malam hari. Kondisi itu memburuk ketika ia memutuskan berhenti minum. "Saya mulai mendengarkan audiobook Harry Potter, dan sekarang itu menjadi hal yang saya dengar setiap malam. Jadi, buku-buku itu punya tempat istimewa di hati saya," ujarnya. Kebiasaan tersebut, menurut Harington, membantu menenangkan pikiran sebelum tidur.
Keterikatan emosional itu kemudian bertemu dengan peluang karier. Harington sebelumnya telah mengisi suara Lockhart dalam audiobook terbaru yang diproduksi Audible. Ketika mengetahui HBO tengah menggarap serial Harry Potter, ia langsung menyambut baik gagasan tersebut. "Saya pikir itu ide brilian, mereka bisa menggali lebih dalam daripada film-filmnya," katanya. Ia mengaku sepenuhnya mendukung proyek itu, dan ketika ditawari bergabung, responsnya sederhana: "Ya, tentu saja!"
Harington juga menyebut karakter Lockhart tidak terlalu jauh dari kepribadiannya. Dengan nada bercanda, ia mengatakan bahwa Lockhart adalah sosok yang kecanduan pada dirinya sendiri, "hanya sedikit di sebelah kiri saya." Meski demikian, ia enggan membocorkan detail penampilannya. "Saya akan sangat sedikit berbicara tentang apa pun karena ini sangat rahasia. Tapi ya, saya sedang terlibat dalam pembicaraan itu sekarang," tambahnya.
Bagi Harington, ada daya tarik lain dari proyek ini: lokasi syuting Warner Bros. Studios di Leavesden, Inggris, yang tak jauh dari kediamannya. Dengan dua anak kecil bersama istrinya, Rose Leslie, ia merasa dapat menjalani peran sebagai ayah sekaligus bermain di dunia yang dicintainya. "Saya bisa menjadi ayah; saya bisa bermain di dunia yang saya cintai. Sungguh, saat ini saya merasa sangat puas," ungkapnya.
Peran Lockhart sebelumnya diumumkan akan diisi Nicholas Hoult, namun ia mengundurkan diri karena masalah jadwal. Akun Instagram resmi Harry Potter kemudian mengumumkan pergantian tersebut. "Sebelum kita memulai tahun kedua di Hogwarts, ada sedikit perubahan karena jadwal: Kit Harington akan mengambil peran Gilderoy Lockhart," demikian bunyi pernyataan itu. Deadline melaporkan bahwa Hoult mundur karena benturan jadwal.
Produksi musim kedua serial ini, yang akan mengangkat Harry Potter and the Chamber of Secrets, sedang berjalan dan diperkirakan mulai syuting akhir tahun ini, bahkan sebelum musim pertamanya tayang pada Desember mendatang. Musim pertama akan menampilkan Dominic McLaughlin sebagai Harry, Alastair Stout sebagai Ron Weasley, dan Arabella Stanton sebagai Hermione Granger.
Keterlibatan Harington menambah daftar panjang aktor yang pernah membintangi waralaba fantasi besar. Namun, yang membedakan adalah dimensi personal yang ia bawa ke peran ini. Kisahnya tentang audiobook sebagai penopang masa sulit menunjukkan bahwa waralaba Harry Potter tidak hanya menjadi fenomena budaya, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi kesehatan mental para penggemarnya, termasuk di Indonesia. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, cerita seperti ini dapat menjadi pengingat bahwa hiburan bisa menjadi alat terapi yang efektif.
Ke depan, penggemar menantikan bagaimana Harington menghidupkan kembali sosok Lockhart yang ikonik. Akankah ia membawa nuansa baru yang lebih gelap atau tetap setia pada kesan flamboyan seperti yang diperankan Kenneth Branagh di film 2002? Yang jelas, antusiasme publik terhadap serial ini semakin membara, dan Harington tampaknya siap menyambutnya dengan hati yang penuh rasa syukur.



