Maarten Paes Serukan Dukungan Suporter untuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Baca dalam 60 detik
- Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes menegaskan dukungan suporter menjadi faktor krusial dalam menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.
- Turnamen yang digelar 25 Septemberโ5 Oktober 2026 itu menempatkan Indonesia di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
- Paes berambisi mempersembahkan trofi pertama bagi Skuad Garuda, sembari tetap fokus pada kompetisi klub bersama Ajax.

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menyerukan pentingnya dukungan suporter untuk mengarungi FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Penjaga gawang yang kini memperkuat AFC Ajax itu menilai atmosfer positif dari tribun akan menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Paes termasuk dalam 23 pemain yang dipanggil memperkuat Skuad Garuda. Ia akan bersaing dengan Emil Audero dan Nadeo Argawinata untuk mengisi posisi di bawah mistar. Persaingan internal ini dinilai sehat dan mencerminkan kedalaman skuad yang semakin kompetitif menjelang turnamen empat tahunan tersebut.
"Kepada para fans Timnas, mari kita ciptakan atmosfer bersama. Kami pemain akan termotivasi untuk menunjukkan level terbaik dan berharap bisa merayakan trofi bersama-sama," ujar Paes.
Meski berstatus tuan rumah, Indonesia tidak akan menjalani laga dengan mudah. Tim asuhan pelatih akan menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh di Grup A Divisi 1. Paes menyadari bahwa setiap pertandingan akan berjalan ketat, terutama melawan tim-tim yang memiliki kualitas setara.
"Memang tidak mudah, terutama melawan lawan-lawan yang kuat. Karena itu kami butuh dukungan para fans sejak menit pertama hingga 90," tambah kiper kelahiran Nijmegen, Belanda, 14 Mei 1998 itu.
Paes saat ini berstatus sebagai kiper kedua di Ajax, yang baru meminjam Marc-Andre ter Stegen dari Barcelona. Meski demikian, ia masih mencatatkan lima penampilan di awal musim ini, dengan mayoritas bermain di Kualifikasi Conference League. Situasi ini menunjukkan bahwa ia tetap mendapatkan menit bermain yang cukup untuk menjaga kebugaran dan ketajaman.
Bagi Indonesia, kehadiran Paes menjadi salah satu pilar penting di lini belakang. Pengalaman bermain di Eropa diharapkan dapat menularkan mentalitas kompetitif kepada rekan-rekan setim. Dukungan suporter pun bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari strategi untuk menciptakan tekanan psikologis bagi lawan.
Turnamen ini juga menjadi ajang pembuktian bagi sepak bola Indonesia di kancah regional. Dengan status tuan rumah, ekspektasi publik tentu tinggi. Namun, Paes dan rekan-rekan tidak ingin terbebani. Mereka justru menjadikan dukungan sebagai bahan bakar untuk tampil maksimal.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Timnas Indonesia mampu memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk meraih gelar pertama di FIFA ASEAN Cup 2026. Jika suporter hadir penuh di stadion, bukan tidak mungkin ambisi Paes untuk merayakan trofi bersama akan terwujud.



