Benny Blanco dan Ed Sheeran Ulangi Adegan Ikonik Titanic di Kapal Queen Mary 2
Baca dalam 60 detik
- Produser musik Benny Blanco mengungkap momen santai bersama Ed Sheeran saat menonton Titanic di dalam kabin kapal pesiar Queen Mary 2.
- Keduanya kemudian memerankan ulang adegan legendaris di haluan kapal, meniru pose Jack dan Rose dari film tahun 1997.
- Kebiasaan Blanco menghindari pesawat dan memilih kapal laut menimbulkan kekhawatiran istri, Selena Gomez, yang mengaku cemas setiap kali suaminya berlayar.

Produser musik kenamaan Benny Blanco membagikan cerita menarik tentang perjalanan lintas Atlantik bersama sahabatnya, Ed Sheeran. Dalam wawancara dengan majalah Sunday Times, Blanco mengungkap bahwa keduanya pernah menonton film Titanic dari dalam kabin kapal Queen Mary 2, lalu memerankan ulang salah satu adegan paling ikonik dari film tersebut.
Blanco, yang dikenal memiliki ketakutan terbang, memilih kapal laut sebagai moda transportasi untuk menyeberangi Samudra Atlantik. Kebiasaan ini membawa pengalaman unik, termasuk saat ia berlayar bersama Sheeran. "Kami menonton Titanic di tempat tidur bersama. Setelah itu kami pergi ke ujung kapal dan melakukan adegan Titanic," ujarnya sambil merentangkan tangan, menirukan pose Jack dan Rose yang diperankan Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet.
Perjalanan tersebut bukan satu-satunya. Sepanjang musim panas, Blanco kembali berlayar ke Inggris untuk merayakan ulang tahun istrinya, Selena Gomez, yang sedang syuting serial Only Murders in the Building di London. Kali ini, ia mengajak kedua orang tuanya yang telah bercerai, Sandra dan Andrew. Blanco bercanda bahwa situasi terjebak di kapal bersama orang tua yang berpisah seperti konsep acara realitas.
Di sisi lain, Selena Gomez mengaku cemas setiap kali Blanco melakukan perjalanan laut. "Saya berharap dia terbang saja, tapi dia tidak bisa. Dia naik kapal untuk menemuiku di London. Itu sangat romantis, tapi juga sama stresnya jika Anda istrinya. Anda hanya berharap dia selamat. Saya memegang saputangan, menangis, melambaikan tangan," tuturnya kepada People.
Meski demikian, pasangan ini sempat menikmati liburan singkat di Tuscany, Italia, pada musim panas lalu. Gomez menyebut momen tersebut sebagai ulang tahun terbaik. "Kami mendapat lima hari bersama, jadi Benny dan saya banyak makan pasta. Saya menghabiskan ulang tahun hanya berdua dengannya, dan semuanya terasa mudah. Dia sangat berharga," kenangnya.
"Kami masih dalam fase bulan madu. Rasanya luar biasa memiliki pasangan yang benar-benar mendengarkan dan memahami kita apa adanya. Saya membutuhkannya, dan saya mencintainya. Dia manusia yang sangat menyenangkan: lucu, spontan, dan suka bicara," ujar Selena Gomez.
Bagi publik Indonesia, kisah ini mungkin terdengar jauh, namun fenomena fobia terbang dan pilihan moda transportasi alternatif juga relevan. Di Indonesia, beberapa selebritas atau figur publik pernah mengungkapkan ketakutan serupa, meski jarang terekspos. Selain itu, hubungan jarak jauh yang dijalani Blanco dan Gomez mengingatkan pada banyak pasangan di Indonesia yang harus berpisah sementara karena pekerjaan, dengan tantangan komunikasi dan kecemasan yang menyertai.
Ke depan, apakah pasangan ini akan terus mempertahankan rutinitas berlayar yang tidak biasa? Ataukah akan ada perubahan kebiasaan seiring bertambahnya usia pernikahan? Yang jelas, kisah mereka menunjukkan bahwa komitmen dan pengertian dapat mengalahkan jarak, bahkan ketika perjalanan harus ditempuh dengan kapal laut.



