Dewa United Puncaki Klasemen BRI Super League, Osmar Loss Tolak Terlena
Baca dalam 60 detik
- Dewa United mengalahkan PSS Sleman 2-1 dan mengoleksi 10 poin dari empat laga, membawa mereka ke posisi teratas BRI Super League.
- Pelatih Osmar Loss menegaskan bahwa keunggulan jumlah pertandingan menjadi faktor krusial yang membuat posisi puncak belum sepenuhnya aman.
- Jeda tiga pekan akibat FIFA Matchday dimanfaatkan untuk evaluasi sebelum menghadapi Persib Bandung pada 11 Oktober 2026.

Dewa United menutup pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 dengan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman di Banten International Stadium, Minggu (20/9/2026). Hasil ini mengangkat mereka ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan, catatan tiga kemenangan dan satu imbang. Namun, posisi tersebut tidak lantas membuat pelatih Osmar Loss merasa aman.
Dalam konferensi pers usai laga, Osmar mengingatkan bahwa timnya telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan pesaing utama. Menurutnya, tambahan tiga poin dari laga kontra PSS Sleman menjadi sangat berarti karena memberi jarak sementara di papan atas. "Kami memulai musim dengan baik, tetapi kami sadar ada tim lain yang belum memainkan laga sebanyak kami. Karena itu, kemenangan ini krusial," ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Konsistensi menjadi kata kunci yang terus ditekankan Osmar. Ia menolak berandai-andai soal peluang juara dan memilih fokus pada pertandingan demi pertandingan. "Kami tahu ini perjalanan panjang hingga pekan ke-34. Tujuan kami adalah tampil maksimal dan meraih poin di laga berikutnya. Fokus kami selalu pada pertandingan terdekat," tegasnya.
Dari sisi statistik, lini serang Dewa United menunjukkan ketajaman dengan selalu mencetak gol di setiap laga. Namun, catatan kebobolan empat kali menjadi pekerjaan rumah yang perlu dibenahi selama jeda kompetisi. Osmar menyadari bahwa tim-tim lain akan semakin jeli menganalisis kekuatan dan kelemahan skuadnya.
"Saya tahu tim-tim saling menganalisis dan mencoba mengendalikan titik terkuat lawan. Gagasan kami adalah menjalani pertandingan demi pertandingan dan memberikan performa terbaik. Jika kami bisa menang, kami akan terus bertahan di papan atas," kata Osmar.
BRI Super League akan memasuki jeda tiga pekan karena agenda FIFA Matchday. Dewa United baru akan kembali bertanding pada 11 Oktober 2026 melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Jeda ini dimanfaatkan Osmar untuk melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi baru. "Kami punya waktu untuk beristirahat dan bekerja lagi. Saat melawan Persib nanti, mungkin kami bisa menunjukkan sesuatu yang berbeda," tambahnya.
Posisi puncak klasemen memang memberi keuntungan psikologis, tetapi juga mengundang tekanan tersendiri. Dewa United harus membuktikan bahwa konsistensi mereka bukan sekadar efek jadwal. Dengan kompetisi yang masih menyisakan 30 pekan, ujian sesungguhnya baru akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan. Mampukah mereka mempertahankan momentum, atau justru tergelincir saat tekanan semakin besar?



