Keke Palmer Temukan 'Berkah' di Grup Ibu-Ibu, Ubah Hidup dan Kariernya
Baca dalam 60 detik
- Aktris Keke Palmer mengaku grup ibu-ibu yang ia ikuti memberikan dukungan besar sebagai orangtua tunggal.
- Grup tersebut membantunya menjalani gaya hidup baru, dari olahraga bersama hingga rencana menonton Oprah.
- Pengalaman ini membuatnya merasa hidupnya seperti karakter dalam serial komedi misteri yang ia bintangi.

Aktris Keke Palmer mengungkapkan bahwa kelompok ibu-ibu yang ia temui di sekolah anaknya telah menjadi sumber kekuatan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Dalam wawancara dengan People, perempuan 33 tahun itu menyebut grup tersebut sebagai "berkah nyata" yang membantunya menjalani peran sebagai orangtua tunggal.
Palmer, yang memiliki seorang putra bernama Leo (3 tahun) dari mantan pasangannya Darius Jackson, mengaku bahwa ia tidak menyangka akan menemukan lingkaran pertemanan yang begitu solid. Ia bertemu dengan para ibu tersebut saat pertama kali memasukkan Leo ke sekolah. Menurut Palmer, mereka langsung menerimanya dan menawarkan bantuan tanpa syarat. "Mereka sudah lebih lama menjadi ibu, sebagian besar memiliki dua anak yang lebih besar, jadi mereka sudah berpengalaman. Sebagai ibu tunggal, mereka langsung bergerak dan berkata, 'Kami siap membantu apa pun yang kamu butuhkan,'" ujarnya.
Bagi Palmer, kehadiran grup ini bukan sekadar teman berbagi cerita. Ia mengaku kehidupannya berubah total. "Kami selalu punya rencana. Kami bermain pickleball bersama, berolahraga bersama, mengumpulkan anak-anak. Kami bahkan akan menonton Oprah sebentar lagi. Kami sangat sibuk, luar biasa. Ini kehidupan yang benar-benar baru," tuturnya.
Perubahan gaya hidup itu rupanya membuat Palmer merasa hidupnya seperti meniru karakter yang ia perankan di serial komedi misteri Peacock, The Burbs. Ia tertawa, "Mereka memasukkan saya ke klub pedesaan. Saya benar-benar merasa seperti berada di The 'Burbs, acara TV saya. Hidup saya jadi sangat meta. Hampir konyol."
Dalam wawancara terpisah dengan Extra, Palmer juga berbicara tentang harapannya untuk Leo. Ia ingin anaknya tidak takut untuk terus berkembang. "Jangan pernah takut untuk berevolusi. Kita sering terjebak dalam alur cerita kita sendiri, bahkan ketika sulit, kita sulit keluar. Tapi kamu selalu bisa berubah. Kamu bisa menjadi seseorang yang baru dan biarkan kebahagiaan, kegembiraan, dan kedamaian menjadi kekuatan pemandu," katanya. Ia menambahkan, "Saya ingin dia tahu bahwa kebahagiaan adalah miliknya untuk diambil, tapi kita harus mengambilnya."
Kisah Palmer ini menyoroti pentingnya dukungan sosial bagi para orangtua, terutama ibu tunggal. Di Indonesia, fenomena grup ibu-ibu atau komunitas parenting juga semakin marak, baik di lingkungan sekolah maupun daring. Mereka tidak hanya berbagi tips pengasuhan, tetapi juga menjadi sistem pendukung emosional yang krusial. Menurut psikolog anak, keterlibatan dalam komunitas semacam ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental orangtua.
Bagi Palmer, pertemanan ini juga membuktikan bahwa karier dan kehidupan pribadi bisa berjalan seiring. Ia tetap aktif di industri hiburan, namun tidak melupakan peran sebagai ibu. "Saya suka menjadi ibu dan grup ibu-ibu saya. Kami seperti pencuri yang kompak, dan mereka wanita luar biasa," pungkasnya.
Ke depan, Palmer berencana terus menjalani kehidupan barunya ini. Ia bahkan akan menonton Oprah bersama grupnya, sebuah momen yang ia nantikan. Sementara itu, para penggemar bisa melihatnya di The Burbs, di mana ia memerankan karakter yang hidupnya kini terasa sangat mirip dengan kenyataan. Apakah kehidupan sosial yang baru ini akan memengaruhi perannya di layar lebar? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: bagi Palmer, kebahagiaan memang harus diambil.



