Bayern Munich Rayakan Kemenangan 7-0 dengan Kunjungan Tahunan ke Oktoberfest
Baca dalam 60 detik
- Bayern Munich mengunjungi Oktoberfest setelah mengalahkan Union Berlin 7-0, tradisi tahunan skuad.
- Pelatih Vincent Kompany menyebut kemenangan sebagai hadiah untuk fans yang akan menikmati festival.
- Bayern akan kembali berlaga pada 10 Oktober melawan Augsburg setelah jeda internasional.

Bayern Munich menyambung tradisi tahunan dengan mengunjungi festival bir Oktoberfest di Munich pada Minggu (28/9), sehari setelah menggulung Union Berlin 7-0 di Allianz Arena. Harry Kane dan rekan-rekan tampil mengenakan pakaian tradisional Bavaria, menikmati suasana khas Wiesn—sebutan lokal untuk festival tersebut.
Kemenangan besar atas Union Berlin menjadi penutup rangkaian laga sebelum jeda internasional pertama musim 2026/27. Bagi dua rekrutan musim panas, Nathaniel Brown dan Ismael Saibari, kunjungan ini menjadi pengalaman perdana mereka merasakan atmosfer Oktoberfest bersama skuad utama.
Bayern masih belum terkalahkan musim ini dengan enam kemenangan dari tujuh pertandingan kompetitif. Mereka kini menempati peringkat kedua klasemen sementara Bundesliga, terpaut dua poin dari Borussia Dortmund di puncak. Pelatih Vincent Kompany mengungkapkan kepuasannya atas performa tim. "Kami tentu senang dengan kemenangan luar biasa ini. Sekarang para penggemar bisa pergi ke Oktoberfest—ini hadiah yang manis untuk mereka," ujarnya kepada situs resmi klub.
Kunjungan ke Oktoberfest bukan sekadar selebrasi. Bagi Bayern, ini adalah bagian dari budaya klub yang telah berlangsung bertahun-tahun, mempererat hubungan antara pemain, staf, dan penggemar. Momen seperti ini juga menjadi ajang integrasi bagi pemain baru, seperti Brown dan Saibari, untuk lebih mengenal tradisi dan kota yang mereka bela.
Dari sisi kompetisi, jeda internasional menjadi waktu yang tepat untuk konsolidasi. Bayern akan menghadapi Augsburg dalam derby Bavaria pada 10 Oktober, laga pertama setelah jeda yang diperpanjang karena penggabungan jadwal internasional September-Oktober. Kompany diharapkan dapat menjaga momentum timnya tetap panas meski ada jeda.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kunjungan Bayern ke Oktoberfest mungkin terasa jauh dari hiruk-pikuk Liga 1. Namun, ada pelajaran tentang bagaimana klub besar Eropa membangun ikatan emosional dengan suporter dan kota. Tradisi semacam ini memperkuat identitas klub, sesuatu yang bisa menjadi inspirasi bagi pengelola liga dan klub di tanah air dalam mengembangkan budaya suporter yang positif.
"Kami tentu senang dengan kemenangan luar biasa ini. Sekarang para penggemar bisa pergi ke Oktoberfest—ini hadiah yang manis untuk mereka." — Vincent Kompany, pelatih Bayern Munich
Setelah jeda, Bayern akan menghadapi ujian sesungguhnya: menjaga konsistensi di liga dan Eropa. Apakah kunjungan ke Oktoberfest akan menjadi pemicu semangat atau justru distraksi? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti, tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari DNA Bayern Munich.



