XTC New Energy Mulai Bangun Pabrik Prekursor Terner 40.000 Ton
Baca dalam 60 detik
- Berlokasi di Kota Fuquan, lokasi ini diuntungkan oleh kedekatannya dengan sumber bahan baku dan pusat logistik.
- Keunggulan geografis ini mengurangi risiko rantai pasok dan biaya transportasi.
- Dominasi China dalam produksi prekursor baterai semakin menguat seiring ekspansi kapasitas XTC.

Pabrik prekursor terner ini menargetkan kapasitas tahunan sebesar 40.000 ton, dengan Tahap I menjadi fondasi untuk produksi skala penuh. Berlokasi di Kota Fuquan, lokasi ini diuntungkan oleh kedekatannya dengan sumber bahan baku dan pusat logistik. Keunggulan geografis ini mengurangi risiko rantai pasok dan biaya transportasi.
Dominasi China dalam produksi prekursor baterai semakin menguat seiring ekspansi kapasitas XTC. Proyek ini sejalan dengan dorongan Beijing menuju kemandirian dalam mineral kritis, mengurangi ketergantungan pada impor. Produsen kendaraan listrik global kini menghadapi konsentrasi kekuatan rantai pasok di Guizhou.
Analis industri memproyeksikan permintaan prekursor terner akan tumbuh 25% setiap tahun hingga 2030. Momentum XTC menangkap lonjakan ini saat para pesaing berupaya mengamankan pasokan bahan baku. Keunggulan sebagai pelopor di sini menghasilkan daya tawar harga jangka panjang dan penguncian pelanggan.
Langkah Strategis: Dengan menancapkan produksi di koridor industri Guizhou, XTC mengamankan titik kendali strategis dalam rantai pasok baterai. Produsen baterai hilir diperkirakan akan bersaing ketat untuk mendapatkan perjanjian pasokan, memperkuat daya tawar harga XTC selama bertahun-tahun.
Artikel ini disunting dengan bantuan AI untuk keterbacaan. Baca disini (link asli).


