Hardy Hengkang dari 'MobLand', Buka Jalan untuk 'Taboo' Musim 2
Baca dalam 60 detik
- Berikut terjemahan berita tersebut ke dalam Bahasa Indonesia dengan mempertahankan nada jurnalistik dan seluruh informasi: Komitmen Hardy terhadap 'MobLand' menjadi alasan yangโฆ
- Kini setelah 'MobLand' berakhir setelah delapan episode, jadwal produksi Hardy kembali terbuka untuk produksi bersama BBC/FX tersebut.
- Kreator 'Taboo', Steven Knight, sebelumnya mengonfirmasi bahwa naskah sudah siap dan menunggu ketersediaan Hardy.

Komitmen Hardy terhadap 'MobLand' menjadi alasan yang disebutkan atas penundaan 'Taboo' Musim 2, di mana sang aktor memprioritaskan serial barunya. Kini setelah 'MobLand' berakhir setelah delapan episode, jadwal produksi Hardy kembali terbuka untuk produksi bersama BBC/FX tersebut. Kreator 'Taboo', Steven Knight, sebelumnya mengonfirmasi bahwa naskah sudah siap dan menunggu ketersediaan Hardy.
Waktu ini sejalan dengan pernyataan terbaru Hardy tentang keinginannya untuk kembali memerankan Delaney, karakter yang ia ciptakan bersama ayahnya, Chips Hardy. 'Taboo' Musim 1 meraih jumlah penonton yang tinggi dan pujian kritis, dengan skor 91% di Rotten Tomatoes. Musim kedua dapat memanfaatkan meningkatnya minat terhadap drama sejarah kelam di platform streaming.
Kalangan internal industri menyebutkan bahwa FX akan mempercepat produksi 'Taboo' Musim 2 untuk mengamankan Hardy sebelum proyek-proyek lain menyita waktunya. Perpaduan unik serial ini antara spionase, okultisme, dan London abad ke-19 tetap menjadi favorit di kalangan penggemar setia. Kebangkitan kembali serial ini juga akan memperkuat jajaran tayangan FX di tengah persaingan yang semakin ketat dari Netflix dan Apple TV+.
Langkah Strategis: Kepergian Hardy dari 'MobLand' bukanlah sebuah kerugianโmelainkan pergeseran strategis. Dengan naskah 'Taboo' yang sudah siap dan permintaan penggemar yang tinggi, lampu hijau resmi diperkirakan akan diberikan dalam waktu enam bulan. Kekuatan bintang sang aktor akan menjadikan Musim 2 sebagai tayangan yang wajib ditonton, yang berpotensi meluncurkan sebuah waralaba.
Artikel ini disunting dengan bantuan AI untuk keterbacaan. Baca disini (link asli).


