Johnny Jansen Sinyalakan Perombakan Lini Depan Bali United Usai Evaluasi Musim Ini
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengindikasikan akan mendatangkan penyerang anyar setelah menilai produktivitas gol tim masih kurang memuaskan.
- Performa Boris Kopitovic dan Jens Raven dianggap belum sesuai ekspektasi, dengan torehan masing-masing 8 gol dan 1 gol sepanjang musim.
- Jansen menargetkan seorang pencetak gol dengan kapasitas minimal 15 gol per musim untuk memperkuat Serdadu Tridatu pada kompetisi mendatang.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482847/original/034360100_1769261183-1001879168.jpg)
Bali United resmi menutup BRI Liga 1 2025/2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Dewa United. Namun, di balik hasil positif tersebut, pelatih kepala Johnny Jansen menyimpan kegelisahan terhadap performa lini depan timnya. Gol tunggal kemenangan yang dicetak Kadek Agung dari sepak pojok Teppei Yachida dinilai belum sepenuhnya mencerminkan solusi atas masalah produktivitas yang membayangi tim sepanjang musim.
Dalam pernyataannya, Jansen secara terbuka menyoroti kebutuhan mendesak untuk mendatangkan seorang penyerang haus gol. βHal yang saya pikirkan adalah kami harus mendatangkan seorang top skor. Seorang pemain yang setidaknya bisa mencetak 15 gol atau lebih dalam satu musim. Itu target utama untuk dibawa ke Bali United,β tegas mantan arsitek PEC Zwolle tersebut. Ia menilai daya gedor tim masih jauh dari kata ideal, sehingga evaluasi besar-besaran menjadi prioritas.
Ketidakpuasan Jansen terutama tertuju pada duet penyerang yang ada: Boris Kopitovic dan Jens Raven. Kopitovic, penyerang asal Montenegro, hanya mampu mengemas 8 gol dan 3 assist dari 32 penampilan. Sementara itu, Raven yang juga merupakan pemain Timnas Indonesia, mencatatkan statistik lebih memprihatinkan: hanya 1 gol dan 2 assist dari 24 pertandingan, dengan mayoritas tampil sebagai pemain pengganti. Hanya sekali ia menjadi starter, tepatnya saat melawan Persija Jakarta.
Meski demikian, Jansen tidak serta-merta akan menepikan semua pemain. Ia mengakui bahwa beberapa nama seperti Teppei Yachida, Joao Ferrari, dan Mike Hauptmeijer menunjukkan performa menonjol dan kemungkinan besar akan dipertahankan. βKami juga harus mempertahankan banyak pemain karena saya pikir kami memiliki pemain-pemain yang bagus,β ujarnya. Rencana perombakan akan melalui koordinasi internal terlebih dahulu bersama staf pelatih.
βSaya sudah memikirkannya. Pertama-tama, saya ingin membicarakan hal ini dengan staf saya, tetapi hal yang paling utama adalah membawa lebih banyak pemain berkualitas ke Bali United.β β Johnny Jansen
Langkah Jansen ini menjadi sinyal kuat bahwa Bali United tidak akan berpuas diri. Dengan target ambisius untuk bersaing di papan atas, perburuan penyerang tajam menjadi agenda utama bursa transfer mendatang. Keputusan final akan bergantung pada hasil diskusi internal dan ketersediaan pemain yang sesuai dengan filosofi permainan tim.



