New York Knicks Sikat Cleveland Cavaliers, Satu Langkah Lagi Menuju Final NBA
Baca dalam 60 detik
- Knicks memimpin 3-0 di final Wilayah Timur usai menang 121-108 atas Cavaliers, rekor kemenangan beruntun 10 laga playoff dengan margin rata-rata 22,5 poin.
- Dominasi Knicks menempatkan mereka di ambang final NBA pertama sejak 1999, sementara Cavaliers menghadapi tekanan sejarah karena belum ada tim yang membalikkan defisit 3-0.
- Jika lolos, Knicks akan bertemu pemenang final Wilayah Barat antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder, yang saat ini dipimpin Thunder 2-1.

New York Knicks menunjukkan dominasi mutlak di final Wilayah Timur NBA dengan mengalahkan Cleveland Cavaliers 121-108 di Rocket Arena, Minggu malam waktu setempat. Kemenangan ini membuat Knicks unggul 3-0 dalam seri best-of-seven dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk melaju ke NBA Finals untuk pertama kalinya sejak 1999.
Knicks, yang menjadi unggulan ketiga di Wilayah Timur, tidak pernah tertinggal sepanjang pertandingan. Jalen Brunson memimpin dengan 30 poin, sementara Mikal Bridges menyumbang 22 poin. Karl-Anthony Towns mencatatkan 13 poin, 8 rebound, dan 7 assist. Kinerja kolektif ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun playoff Knicks menjadi 10 pertandingan, dengan rata-rata margin kemenangan mencapai 22,5 poin.
Di kubu Cavaliers, Evan Mobley menjadi pencetak skor terbanyak dengan 24 poin, diikuti Donovan Mitchell (23) dan James Harden (19). Meskipun tampil solid, mereka gagal mengimbangi agresivitas Knicks sepanjang laga. Kekalahan ini membuat Cavaliers berada di tepi jurang, mengingat tidak ada tim dalam sejarah NBA yang berhasil memenangkan seri setelah tertinggal 3-0.
"Kami merasa β dan selalu merasa β langit adalah batasnya bagi tim ini," ujar Karl-Anthony Towns usai pertandingan, menggambarkan kepercayaan diri skuad Knicks yang tengah berada dalam performa terbaik. Pelatih Tom Thibodeau pun dipuji karena mampu membangun pertahanan solid yang menjadi fondasi kebangkitan Knicks musim ini.
Jika berhasil menyapu bersih Cavaliers di pertandingan keempat, Knicks akan menunggu pemenang final Wilayah Barat antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder. Final NBA dijadwalkan dimulai pada 4 Juni mendatang. Saat ini, Thunder memimpin 2-1 atas Spurs menjelang gim keempat di San Antonio.
Dengan momentum yang luar biasa, Knicks tidak hanya mengejar tiket final, tetapi juga mengirim pesan ke seluruh liga bahwa mereka adalah kandidat serius perebutan gelar. Satu kemenangan lagi akan mengakhiri penantian panjang selama 26 tahun untuk kembali ke panggung terbesar NBA.



