Fable Dilarang untuk Pemain di Bawah 18 Tahun di Korea Selatan, Ini Alasannya
Baca dalam 60 detik
- Korea Selatan memberikan rating dewasa untuk Fable karena konten seksual, kekerasan, dan bahasa vulgar.
- Keputusan ini berpotensi membatasi pangsa pasar game tersebut di Asia Timur.
- Australia juga memberikan rating Mature, menandakan konsistensi standar konten global.

Playground Games, pengembang di balik seri Forza Horizon, kini bersiap merilis game terbaru mereka, Fable, untuk PlayStation 5, Xbox Series, dan PC pada musim gugur tahun ini. Namun, menjelang peluncuran, game tersebut mendapat hambatan regulasi di Korea Selatan. Badan rating konten Korea Selatan baru-baru ini menetapkan Fable sebagai game dengan rating 18+, yang berarti hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa.
Keputusan ini diambil setelah otoritas setempat meninjau konten game yang dinilai mengandung elemen-elemen sensitif. Menurut laporan, Fable memuat bahasa yang secara langsung mendeskripsikan tindakan seksual, serta menampilkan adegan pembunuhan berulang, pertumpahan darah, dan mutilasi tubuh menggunakan senjata api. Selain itu, game ini juga menyajikan aksi kriminal yang bergantung pada pilihan pemain dan penggunaan bahasa kasar serta makian secara berlebihan.
Rating 18+ di Korea Selatan bukanlah hal yang mengejutkan mengingat standar ketat negara tersebut terhadap konten dewasa. Sebelumnya, game-game seperti The Last of Us Part II dan Cyberpunk 2077 juga mendapat rating serupa karena alasan kekerasan dan konten seksual. Keputusan ini secara otomatis membatasi akses pemain di bawah usia 18 tahun, yang berpotensi mempengaruhi strategi pemasaran dan distribusi Fable di kawasan Asia Timur.
Di sisi lain, Australia juga telah memberikan rating M (Mature) untuk Fable, yang menandakan bahwa game ini direkomendasikan untuk pemain berusia 15 tahun ke atas. Meskipun tidak seketat Korea Selatan, rating ini tetap memberikan peringatan akan konten dewasa yang mungkin tidak cocok untuk anak-anak. Perbedaan rating antar negara ini menyoroti variasi standar budaya dan regulasi di industri game global.
Fable sendiri merupakan reboot dari seri klasik yang terkenal dengan dunia fantasi dan pilihan moral pemain. Namun, dengan konten yang lebih dewasa, Playground Games tampaknya ingin menarik audiens yang lebih matang. Langkah ini sejalan dengan tren industri yang semakin berani mengeksplorasi tema-tema dewasa, meskipun harus berhadapan dengan batasan regulasi di berbagai negara.
Ke depannya, keputusan rating ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengembang untuk menyesuaikan konten atau menyediakan versi yang disensor di pasar tertentu. Namun, bagi pemain dewasa di Korea Selatan, Fable tetap dapat dinikmati tanpa hambatan berarti.


