Manchester United Incar Sandro Tonali dan Ederson untuk Perkuat Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Newcastle United untuk merekrut Sandro Tonali dengan nilai transfer sekitar £87 juta.
- Selain Tonali, Setan Merah juga memburu gelandang Atalanta, Ederson, yang diyakini menjadi target utama Michael Carrick untuk memperkuat lini tengah.
- Persaingan antara Tonali dan Ederson diyakini akan terjadi jika keduanya bergabung, dengan Tonali unggul dalam aspek progresif dan kreativitas.
Manchester United kembali menjadi pusat perhatian bursa transfer setelah laporan dari Italia menyebutkan bahwa klub sedang mendekati kesepakatan untuk merekrut gelandang Newcastle United, Sandro Tonali. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar Michael Carrick untuk membangun kembali skuad yang kompetitif musim depan.
Menurut jurnalis Italia Nicholas Ceccarini, negosiasi antara United dan Newcastle telah berlangsung intensif dan hampir mencapai titik temu. Tonali dikabarkan memiliki 'kesepakatan gentleman' untuk meninggalkan St James' Park setelah The Magpies gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Nilai transfer yang disebutkan mencapai €100 juta atau sekitar £87 juta, menjadikannya salah satu pembelian termahal di bursa musim panas ini.
Selain Tonali, United juga terus memantau situasi Ederson, gelandang Atalanta yang gagal masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa INEOS yakin bisa menjadikan Ederson sebagai rekrutan pertama Carrick, dengan syarat pribadi yang tidak menjadi masalah. Namun, kehadiran Tonali bisa mengubah prioritas klub, terutama karena sang pemain dianggap lebih siap bermain di Premier League.
Data Kunci: Dalam Liga Champions musim ini, Tonali mencatat rata-rata 1,5 key passes per pertandingan dan menciptakan tiga 'big chances', sementara Ederson hanya mencatat 0,8 key passes tanpa satu pun 'big chances'. Meski Ederson unggul dalam tekel dan intersep (4 per game berbanding 2,8), Tonali lebih unggul dalam distribusi bola dan kreativitas.
Keputusan untuk merekrut dua gelandang sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang komposisi lini tengah United. Kobbie Mainoo, yang baru saja menandatangani kontrak jangka panjang, telah menjadi andalan di bawah Carrick. Dengan kehadiran Tonali dan Ederson, persaingan untuk satu tempat di starting XI akan semakin ketat. Legenda United, Paul Scholes, bahkan pernah menyebut Tonali 'lebih baik dari Declan Rice', menunjukkan kualitas yang dimiliki pemain asal Italia tersebut.
Carrick, yang baru menangani 16 pertandingan, diyakini menginginkan Tonali secara spesifik. Gaya bermain Tonali yang serba bisa dan kemampuannya dalam mencetak gol dari jarak jauh—seperti dua golnya ke gawang Aston Villa di FA Cup—menjadi nilai tambah. Sementara itu, Ederson dikenal sebagai perebut bola ulung, namun kurang kreatif dalam menciptakan peluang.
Jika kedua pemain bergabung, United akan memiliki lini tengah yang lebih solid dan variatif. Namun, keputusan akhir ada di tangan Carrick dan INEOS untuk menentukan prioritas utama. Dengan bursa transfer yang masih panjang, perkembangan selanjutnya akan dinantikan oleh para penggemar.



