Tiga Wajah Masa Depan: Nominasi Pemain Muda Terbaik BRI Super League 2025/2026
Baca dalam 60 detik
- Operator liga merilis tiga kandidat penghargaan pemain muda terbaik musim ini, menandai regenerasi talenta lokal di tengah dominasi pemain asing.
- Dony Tri Pamungkas, Rivaldo Pakpahan, dan Cahya Supriadi dinilai mampu bersaing di level tertinggi dan menarik perhatian pelatih tim nasional.
- Penghargaan ini menjadi indikator positif perkembangan sepak bola Indonesia, dengan para nomine menunjukkan konsistensi dan kontribusi nyata bagi klub masing-masing.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6504755/original/029955500_1779362101-Best_Young_Player.jpg)
Menjelang penutupan BRI Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5/2026), operator kompetisi I.League mengumumkan daftar nominasi penghargaan individu musim ini. Di antara kategori yang ada, penghargaan pemain muda terbaik menjadi sorotan karena menampilkan tiga talenta lokal yang tampil menjanjikan di tengah gempuran pemain asing.
Kategori ini diikuti oleh Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Rivaldo Pakpahan (Borneo FC), dan Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta). Ketiganya dinilai mampu menunjukkan performa konsisten sepanjang musim, sekaligus membuktikan bahwa pemain muda Indonesia bisa bersaing di kompetisi tertinggi.
Dony Tri Pamungkas, winger berusia 21 tahun, menjadi salah satu pemain yang paling menonjol musim ini. Ia tidak hanya menjadi andalan Persija di sayap, tetapi juga mendapatkan kepercayaan dari pelatih tim nasional John Herdman. Kemampuannya melewati pemain asing di lini pertahanan lawan membuatnya layak diperhitungkan dalam perebutan gelar pemain muda terbaik.
Sementara itu, Rivaldo Pakpahan (23 tahun) menunjukkan ketangguhan di lini tengah Borneo FC. Meskipun bersaing dengan pemain asing seperti Kei Hirose dan Mariano Peralta, ia mampu menjalin kolaborasi produktif dan berkontribusi langsung dengan dua assist. Konsistensinya membuat pelatih timnas John Herdman memanggilnya untuk menghadapi Piala AFF 2026.
Di posisi kiper, Cahya Supriadi menjadi fenomena tersendiri. Debutnya di BRI Super League bersama PSIM Yogyakarta berjalan mulus. Kiper Timnas Indonesia U-23 ini mencatatkan lima clean sheet dari 31 pertandingan, sebuah pencapaian impresif untuk pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer liga tertinggi. Kemampuannya terus berkembang dan berujung pada panggilan ke timnas senior.
Penghargaan pemain muda terbaik musim ini tidak hanya sekadar ajang apresiasi, tetapi juga cerminan kesuksesan pembinaan usia muda di Indonesia. Ketiga nomine membuktikan bahwa talenta lokal mampu bersaing dan menjadi tulang punggung klub, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk berkarier di level internasional.



