Pep Guardiola Pamit, Manchester City Bidik Enzo Fernandez sebagai Alternatif Gelandang Mahal
Baca dalam 60 detik
- Pep Guardiola meninggalkan Manchester City setelah satu dekade penuh trofi, mendorong suksesornya untuk tidak meniru gaya kepelatihannya.
- Fabrizio Romano mengonfirmasi Elliot Anderson menjadi target utama, namun Nottingham Forest membanderolnya hingga £100 juta lebih.
- Enzo Fernandez, gelandang Chelsea senilai £100 juta, masuk dalam daftar pendek City sebagai opsi alternatif jika transfer Anderson gagal.

Pep Guardiola resmi mengakhiri masa baktinya sebagai manajer Manchester City akhir pekan ini setelah sepuluh tahun penuh prestasi. Dalam pernyataan perpisahannya, ia menekankan bahwa penggantinya harus tampil autentik dan tidak sekadar meniru pendekatannya. Guardiola menegaskan bahwa pekerjaan ini tidak bisa dijalani dengan metode "copy-paste", melainkan membutuhkan karakter unik dari setiap individu.
Enzo Maresca, mantan asisten Guardiola yang dipecat Chelsea pada Januari lalu, menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi panas di Etihad. City diprediksi akan menggelontorkan dana besar pada bursa transfer musim panas untuk mendukung manajer anyar. Menurut jurnalis Fabrizio Romano, gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, menjadi prioritas utama. Namun, Forest dikabarkan mematok harga selangit, bahkan bisa menembus angka £100 juta.
Romano mengungkapkan bahwa Maresca secara pribadi mendukung perekrutan Anderson, namun City juga mempertimbangkan opsi lain, termasuk Enzo Fernandez yang direkrut Chelsea dari Benfica pada 2023 dengan biaya fantastis. "Manchester City dan Enzo Maresca telah sepakat menjadikan Elliot Anderson sebagai target utama. Namun, ada beberapa nama lain dalam daftar jika kesepakatan ini tidak terwujud. Enzo Fernandez dan beberapa pemain lain telah disebut secara internal," ujar Romano dalam kanal YouTube-nya.
Kepergian Guardiola juga meninggalkan bayang-bayang investigasi Premier League terhadap 100 lebih dugaan pelanggaran regulasi keuangan oleh City. Proses hukum yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun itu belum menemui titik terang. Guardiola sendiri tetap membela klub, mengaku percaya pada manajemen setelah mendapat penjelasan langsung. "Saya bertanya kepada mereka sebelumnya tentang apa yang terjadi, dan mereka menjawab tidak," tegasnya.
Dengan situasi finansial yang masih diselidiki, langkah City memburu pemain berlabel mahal seperti Anderson atau Fernandez patut dicermati. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada hasil investigasi dan strategi transfer yang diusung manajer baru. Apakah City akan tetap agresif di bursa atau menahan diri? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa bulan ke depan.



