Shakira Pilih Fokus pada Anak dan Karier, Tak Ada Ruang untuk Asmara
Baca dalam 60 detik
- Shakira mengaku belum memiliki waktu dan ruang untuk menjalin hubungan asmara karena prioritasnya saat ini adalah anak-anak dan karier musik.
- Penyanyi asal Kolombia itu menyebut perpisahan dengan Gerard Piqué sebagai fase tergelap dalam hidupnya, namun justru membuatnya lebih kuat dan bijaksana.
- Meski berat, Shakira tetap bersyukur atas pengalaman pahit yang mengajarkannya arti ketahanan dan menghargai dukungan orang-orang terdekat.

Shakira, penyanyi internasional berusia 49 tahun, menegaskan bahwa dirinya belum siap untuk kembali menjalin hubungan asmara. Dalam wawancara terbaru dengan The Times, pelantun "Hips Don't Lie" itu mengaku bahwa fokus utamanya saat ini adalah membesarkan kedua putranya, Milan (13) dan Sasha (11), serta mengembangkan karier musik yang tengah ia nikmati seperti belum pernah sebelumnya.
Sejak putus dari mantan pasangannya, Gerard Piqué, pada tahun 2022, Shakira memilih untuk tidak terburu-buru mencari pengganti. Ia merasa hidupnya sudah cukup padat dengan tanggung jawab sebagai ibu dan pekerjaan. "Tidak ada ruang atau waktu dalam hidupku untuk itu. Piringku sudah penuh," ujarnya, menekankan bahwa anak-anak dan karier adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
Masa-masa sulit pasca perpisahan disebut Shakira sebagai "momen paling gelap" dalam hidupnya. Apalagi saat itu sang ayah, William, tengah dirawat di rumah sakit akibat jatuh parah. Namun, pelantun "Whenever, Wherever" itu menilai pengalaman pahit justru membentuknya menjadi pribadi yang lebih tangguh. "Apa yang tidak membunuhmu membuatmu lebih kuat, dan itu benar adanya," katanya, seraya menambahkan bahwa rasa sakit mengajarkan manusia untuk menemukan ketahanan yang tak terduga.
“Saya telah melalui begitu banyak rasa sakit, tetapi hal itu membuat saya, mungkin dengan cara yang tidak terduga, menjadi pribadi yang lebih bijaksana — atau setidaknya lebih kuat.” — Shakira
Shakira juga mengakui bahwa penderitaan kerap menjadi guru berharga. Ia bersyukur atas setiap momen, baik terang maupun gelap, serta orang-orang yang pernah menyakitinya karena telah memberinya pelajaran hidup yang bermakna. Meski demikian, ia tetap menyimpan rasa terima kasih kepada Gerard Piqué sebagai ayah dari anak-anaknya. "Aku akan selalu memiliki rasa syukur di hatiku untuk ayah dari anak-anakku, dan karena telah menjadikanku ibu seperti sekarang ini," ungkapnya.
Dalam pandangannya, kehidupan memang kadang tidak adil, tetapi tetap indah dengan segala nuansa terang dan bayangannya. Sikap positif dan fokus pada hal-hal yang esensial menjadi kunci bagi Shakira untuk terus melangkah maju, tanpa perlu terburu-buru membuka lembaran baru dalam urusan hati.


