David Harbour Ungkap Kecemburuan pada Rekan Muda Stranger Things: Mereka Bisa Kentut di Depan Kamera
Baca dalam 60 detik
- David Harbour mengaku iri pada aktor cilik Stranger Things yang mampu bersikap santai hingga kentut saat syuting, mencerminkan kenyamanan luar biasa di lokasi.
- Sang aktor menilai kebersamaan dengan para pemain muda memberikan pengalaman kerja yang kaya secara emosional, kontras dengan karakter Hopper yang depresif.
- Harbour juga mengakui dirinya sangat kritis terhadap serial tersebut dan memiliki pendapat kuat tentang musim terakhir yang akan datang.

David Harbour, yang dikenal luas sebagai Jim Hopper dalam serial fenomenal Stranger Things, mengungkapkan perasaan iri terhadap rekan-rekan mudanya. Dalam sebuah acara di Los Angeles, Harbour menceritakan bagaimana para aktor cilik seperti Finn Wolfhard, Millie Bobby Brown, dan Noah Schnapp mampu bersikap sangat natural di lokasi syuting—bahkan hingga melakukan hal yang dianggap tabu di depan kamera.
"Anak-anak itu benar-benar menyenangkan. Banyak aktor cilik yang terlalu 'akting', tapi kekuatan mereka justru karena pada dasarnya mereka tetaplah anak-anak biasa," ujar Harbour. Ia menambahkan, "Mereka bisa kentut di tengah take, sesuatu yang membuat saya iri karena saya tidak pernah cukup rileks untuk melakukannya." Harbour mengaku bahwa kebebasan tersebut adalah impian yang tak pernah tercapai karena sifatnya yang selalu sadar diri.
Meskipun memerankan karakter yang depresif dan berat, Harbour justru merasakan masa-masa indah selama syuting musim pertama. Ia menyebut momen tersebut sebagai "waktu ajaib" dalam hidupnya. "Saya tidak tahu apakah saya pernah merasa sekaya itu secara emosional dari pekerjaan yang saya lakukan," kenangnya. Harbour menekankan bahwa ikatan keluarga yang terbentuk di antara para pemain menjadi penyeimbang dari sisi gelap karakternya.
Di sisi lain, Harbour juga blak-blakan mengaku memiliki pandangan kritis terhadap Stranger Things. Dalam wawancara dengan podcast Happy Sad Confused, ia mengatakan, "Saya sangat dekat dengan acara ini, jadi saya punya opini yang sangat kuat. Dan mungkin tidak sejalan dengan penggemar." Harbour bahkan mengaku bisa "sangat marah" jika ada episode yang tidak sesuai dengan ekspektasinya. Sikap kritis ini menunjukkan bahwa Harbour tidak hanya menjadi bagian dari kesuksesan serial, tetapi juga terus mengevaluasi kualitas cerita yang dibawakan.
Menjelang musim terakhir yang dinanti-nantikan, Harbour mengisyaratkan bahwa ia memiliki harapan tinggi dan standar ketat terhadap kelanjutan kisah Hopper dan kawan-kawan. Pernyataan ini sekaligus menambah rasa penasaran penggemar tentang bagaimana akhir dari petualangan di Hawkins akan disajikan.


