Bhayangkara FC Bidik Penutup Manis di Kandang Lawan PSBS Biak
Baca dalam 60 detik
- Bhayangkara FC berambisi mengakhiri musim BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan saat menjamu PSBS Biak di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
- Pelatih Paul Munster menekankan fokus dan kesiapan tim meski lawan sudah dipastikan terdegradasi, mengingat pentingnya momentum positif.
- Kapten Wahyu Subo Seto menyoroti target clean sheet yang belum tercapai dalam sembilan laga beruntun, menjadi motivasi tambahan di laga pamungkas.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551744/original/032875700_1775739273-SIDIBE.jpg)
Bhayangkara FC bersiap menghadapi laga pamungkas BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (23/5/2026) sore WIB. Tim berjuluk The Guardians itu mengincar hasil positif untuk menutup musim dengan manis di hadapan pendukung sendiri.
Saat ini Bhayangkara FC menempati peringkat kedelapan klasemen dengan 50 poin, sementara PSBS Biak sudah dipastikan turun kasta ke Liga 2 setelah berada di dasar klasemen dengan raihan 18 angka. Meski begitu, pelatih Paul Munster menegaskan timnya tidak boleh lengah. "Ini pertandingan terakhir, tetapi kami harus tetap fokus dan mengakhiri musim dengan pola pikir positif," ujar Munster dalam konferensi pers, Jumat (22/5/2026).
Munster juga mengapresiasi dukungan suporter sepanjang musim dan berharap mereka kembali hadir untuk memberikan energi tambahan. "Suporter kami luar biasa tahun ini saat laga kandang. Kami ingin memberikan kesan positif untuk besok sore," tambahnya.
Mengenai strategi, Munster memilih merahasiakan skema yang akan diterapkan. Namun, ia memastikan persiapan berjalan optimal. "Kami sudah berlatih dengan baik pekan ini. Pemain tahu apa yang harus dilakukan. Anda tidak boleh meremehkan tim mana pun di Indonesia karena semua berjuang sampai akhir," tegas pelatih asal Irlandia Utara itu.
Kapten tim, Wahyu Subo Seto, menegaskan motivasi pemain tetap tinggi meski ini laga terakhir. Target utama adalah kemenangan dan mengakhiri rekor buruk tanpa clean sheet. "Kami sudah sembilan pertandingan berturut-turut kebobolan. Kami berusaha menang dan clean sheet," ungkap Subo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen tim atas kerja sama selama satu musim.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Bhayangkara FC untuk menunjukkan konsistensi dan mental juara, sekaligus memberikan hadiah perpisahan manis bagi suporter setia. Dengan persiapan matang dan motivasi tinggi, The Guardians optimistis bisa meraih hasil maksimal.



