Wakapolri Resmi Kukuhkan Kembali AH Bimo Suryono Sebagai Ketum KBPP Polri Periode 2026-2031
Baca dalam 60 detik
- AH Bimo Suryono kembali memimpin KBPP Polri untuk lima tahun ke depan setelah dilantik Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Jakarta.
- Organisasi kepemudaan yang mewadahi putra-putri anggota Polri ini menegaskan komitmen mendukung pemerintahan sah Presiden Prabowo Subianto.
- Polri berencana memperkuat sinergi dengan KBPP Polri, termasuk pendataan keluarga purnawirawan melalui Bhabinkamtibmas.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo secara resmi melantik dan mengukuhkan AH Bimo Suryono sebagai Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Jakarta pada Jumat, 22 Mei 2026, berdasarkan Surat Keputusan Nomor Skep-02/Istimewa/Munas VI/KBPPPolri/V/2026.
Dalam sambutannya usai dikukuhkan, Bimo Suryono menyatakan bahwa KBPP Polri sepenuhnya mendukung pemerintahan yang sah di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa organisasi ini akan mengikuti arahan Polri sebagai pembina dan orang tua organisasi. “KBPP Polri ikut apa yang diperintahkan Polri sebagai pembina dan selaku orang tua. Kita dukung pemerintahan yang sah,” ujar Bimo dalam keterangan resmi, Sabtu, 23 Mei 2026.
KBPP Polri merupakan organisasi kepemudaan yang mewadahi anak-anak dari anggota Polri, baik yang masih aktif maupun yang telah purnawirawan. Organisasi ini didirikan secara resmi pada tahun 2003 melalui Telegram Kapolri Nomor T/219/IX/2001. Bimo menekankan bahwa posisi Polri sebagai pembina tidak berarti intervensi, melainkan bagian dari ikatan organisasi. “Polri tidak mengintervensi, tapi memang Polri adalah pembina kita. Organisasi ini didirikan oleh Polri, dan sudah dicetuskan beberapa kali oleh pimpinan Polri, bahwa kita bukan sekedar mitra tetapi merupakan bagian dari Polri itu sendiri,” jelasnya.
Wakapolri Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa KBPP Polri memiliki hubungan yang sangat erat dengan institusi Polri. Ke depan, Polri berencana meningkatkan intensitas komunikasi dengan organisasi tersebut, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Pesan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KBPP Polri ini merupakan organisasi yang memiliki hubungan darah sangat kuat dengan organisasi induk Polri. Ke depannya, kita akan membuka ruang komunikasi yang lebih intens lagi,” kata Dedi.
Selain itu, Dedi menegaskan bahwa Polri akan membantu KBPP Polri dalam mendata keluarga anggota Polri yang sudah purnatugas. Pendataan ini akan melibatkan Bhabinkamtibmas dan sumber daya manusia Polri di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat basis data dan mempererat hubungan antara Polri dengan keluarga besar anggotanya.
Pelantikan kembali Bimo Suryono menandai kelanjutan kepemimpinan di KBPP Polri yang selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan generasi muda Polri. Dengan dukungan penuh dari institusi Polri, organisasi ini diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menjaga soliditas dan loyalitas terhadap negara.



