Bek Belanda Micky van de Ven Dikabarkan Prioritaskan Liverpool, Abaikan Man United
Baca dalam 60 detik
- Micky van de Ven disebut lebih memilih bergabung dengan Liverpool ketimbang Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.
- Kepergian Ibrahima Konate yang berstatus bebas transfer membuat Liverpool perlu segera mendatangkan bek tengah baru.
- Harga Van de Ven diperkirakan mencapai Β£90 juta jika Tottenham lolos dari degradasi, menjadikannya salah satu pembelian termahal The Reds.
Liverpool mendapat angin segar dalam perburuan Micky van de Ven dari Tottenham Hotspur. Menurut laporan TeamTalk, bek asal Belanda itu dikabarkan sangat memprioritaskan kepindahan ke Anfield dan siap mengabaikan ketertarikan dari Manchester United. Sumber menyebut Van de Ven akan memilih Liverpool tanpa ragu jika kedua klub mengajukan tawaran resmi.
Kebutuhan Liverpool akan bek tengah baru semakin mendesak setelah Ibrahima Konate dipastikan hengkang sebagai free agent musim panas ini. Kontrak pemain asal Prancis itu belum diperpanjang, dan laga melawan Brentford bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama The Reds. Kepergian Konate menyisakan lubang di lini pertahanan yang harus segera diisi.
Keputusan Van de Ven untuk memprioritaskan Liverpool menunjukkan daya tarik klub di bawah asuhan Arne Slot, meskipun musim ini berakhir tanpa trofi. Di sisi lain, situasi kontrak Mohamed Salah dan Andy Robertson yang akan berakhir juga menjadi sorotan. Keduanya dipastikan pamit pada akhir pekan ini dalam laga yang emosional.
Sementara itu, Salah sempat melontarkan kritik terhadap gaya bermain Liverpool yang dianggapnya kurang agresif. Dalam unggahan di media sosial, ia menuntut tim kembali memainkan 'heavy metal football'. Menanggapi hal tersebut, Slot menegaskan bahwa sepak bola terus berevolusi dan ia bersama tim telah berhasil membawa pulang gelar liga musim lalu. Slot optimistis Liverpool bisa bersaing kembali musim depan.
Dengan potensi kepergian Salah dan Konate, Liverpool menghadapi musim panas yang sibuk. Prioritas utama adalah merekrut bek tengah berkualitas, dan Van de Ven muncul sebagai kandidat ideal. Namun, harga selangit dan persaingan dengan klub lain masih menjadi tantangan yang harus dihadapi manajemen.



