Jarrett Allen Bawa Cavaliers ke Semifinal, Pistons Akhirnya Menangi Seri Playoff Setelah 18 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Cleveland Cavaliers melaju ke semifinal Wilayah Timur NBA usai mengalahkan Toronto Raptors 114-102 di Game 7, dengan Jarrett Allen mencatat 22 poin dan 19 rebound.
- Detroit Pistons sukses membalikkan ketertinggalan 3-1 menjadi kemenangan seri atas Orlando Magic, menandai pertama kalinya dalam 18 tahun mereka memenangi seri playoff.
- Pertemuan Cavaliers dan Pistons di semifinal menjadi sorotan, dengan kedua tim menunjukkan performa impresif di momen krusial.

Cleveland Cavaliers memastikan tiket ke semifinal Wilayah Timur NBA setelah menundukkan Toronto Raptors dengan skor 114-102 dalam laga penentu (Game 7) yang berlangsung Minggu malam. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Cavaliers ke babak semifinal untuk musim ketiga berturut-turut. Di sisi lain, Detroit Pistons juga mencatat sejarah dengan memenangi seri playoff pertama mereka dalam 18 tahun terakhir setelah mengalahkan Orlando Magic 116-94 di Game 7.
Jarrett Allen menjadi pahlawan bagi Cavaliers dengan torehan 22 poin dan 19 rebound. Ia menjadi pemain kedua dalam sejarah franchise yang mencatat setidaknya 20 poin dan 15 rebound dalam sebuah Game 7, setelah LeBron James. “Ini pengalaman pertama saya bermain di game seven. Sensasinya benar-benar berbeda, apalagi dengan dukungan penonton yang luar biasa,” ujar Allen usai pertandingan. Pemain yang sempat absen hampir sepanjang Maret karena cedera tendonitis lutut kanan ini tampil solid sepanjang seri dengan rata-rata 28,5 menit bermain, 11,4 poin, dan 8,3 rebound per laga.
Sementara itu, Detroit Pistons menunjukkan mental juara dengan membalikkan ketertinggalan 3-1 dalam seri melawan Orlando Magic. Mereka menjadi tim ke-15 dalam sejarah NBA yang mampu bangkit dari defisit tersebut, dan yang kedua dalam dua malam setelah Philadelphia 76ers sukses mengeliminasi Boston Celtics. Pelatih Pistons, JB Bickerstaff, menegaskan keyakinannya terhadap tim: “Kami tidak pernah menyerah. Kelompok ini istimewa. Dalam situasi apa pun, saya yakin kami bisa bangkit.”
Dalam pertandingan penentuan, Cade Cunningham tampil gemilang dengan 32 poin dan 12 assist, sementara Tobias Harris menyumbang 30 poin. Duet ini menjadi pasangan Pistons pertama yang masing-masing mencetak 30 poin dalam satu laga playoff sejak Bob Lanier dan Howard Porter melakukannya pada 1977. Orlando Magic hanya mampu mengemas 113 poin dalam enam kuarter terakhir seri ini, atau rata-rata 18,8 poin per kuarter, setelah sempat unggul 24 poin di Game 6.
Dengan hasil ini, Cavaliers dan Pistons akan saling berhadapan di semifinal Wilayah Timur. Seri pertama dijadwalkan berlangsung di Detroit pada Selasa mendatang. Cavaliers berharap Allen bisa mempertahankan performa terbaiknya, sementara Pistons mengandalkan momentum kebangkitan mereka. “Setiap pemain harus tampil maksimal setiap malam. Itulah yang dibutuhkan di playoff,” ujar Evan Mobley, rekan setim Allen.



