John Herdman Bantah Usia Jadi Hambatan di Timnas Indonesia: Kapten Saya di Piala Dunia 2022 Berusia 40 Tahun
Baca dalam 60 detik
- John Herdman menegaskan tidak ada batasan usia dalam seleksi pemain Timnas Indonesia, merujuk pada pengalamannya membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 dengan kapten berusia 40 tahun.
- Pelatih asal Inggris itu menyebut fokus utama saat ini adalah memanggil pemain terbaik, bukan sekadar memberikan kesempatan kepada pemain muda, terutama menjelang Piala Asia.
- Sejumlah pemain senior seperti Adam Alis, Ezra Walian, dan Teja Pakualam dinilai berpotensi masuk skuad, meski Ezra harus absen karena cedera.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541746/original/064730700_1774887438-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-17.jpg)
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara tegas menyatakan bahwa usia bukanlah faktor penentu dalam pemanggilan pemain untuk memperkuat skuad Garuda. Pernyataan ini disampaikan di tengah persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik, serta ASEAN Championship 2026. Herdman mencontohkan pengalamannya memimpin Timnas Kanada di Piala Dunia 2022, di mana ia mempercayakan ban kapten kepada pemain berusia 40 tahun.
Dalam sesi latihan di Stadion Madya GBK, Jakarta, Jumat (22/5/2026), Herdman mengungkapkan bahwa komposisi skuad yang dipanggil saat ini terdiri dari 44 pemain, termasuk sejumlah wajah baru seperti Muhammad Riyandi, Alfharezzi Buffon, dan Brian Fatari. Namun, ia menekankan bahwa pemain-pemain senior yang tampil impresif di BRI Super League 2025/2026, seperti Adam Alis, Ezra Walian, dan Teja Pakualam, tetap memiliki peluang sama untuk membela tim nasional.
Menurut Herdman, pendekatan seleksi pemain harus berorientasi pada kualitas, bukan usia. "Jika pemain masih cukup baik, dianggap muda atau tua, bagi saya usia tidak menjadi masalah. Saya pikir mungkin di masa lalu ada misi untuk memberikan lebih banyak kesempatan kepada pemain muda, tapi ketika anda sudah sedekat ini dengan ajang Piala Asia, yang terpenting adalah pemain terbaik," ujarnya. Ia menambahkan bahwa rekam jejaknya di Kanada membuktikan bahwa pemain senior mampu bersaing di panggung dunia, seperti saat Kanada menghadapi Belgia dan Maroko meski kalah dari Kroasia.
Salah satu pemain senior yang menjadi sorotan adalah Ezra Walian. Eks pemain Ajax Amsterdam itu tampil gemilang bersama Persik Kediri musim ini dengan torehan sembilan gol dan enam assist dalam 23 pertandingan. Namun, cedera yang dialaminya sejak pekan ke-27 membuatnya absen dari pemanggilan kali ini. Herdman mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ezra dan membuka kemungkinan pemain berusia 28 tahun itu tetap bisa tampil di Piala AFF mendatang. "Dia menjalani musim yang hebat tapi cedera. Saya sudah berbicara dengan Ezra, kami bisa saling memahami. Mungkin dia masih bisa bermain di Piala AFF, kami belum tahu. Dia cedera dan juga menunggu kelahiran anaknya," jelas Herdman.
Di sisi lain, pemain langganan seperti Emil Audero, Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, Beckham Putra, dan Ole Romeny tetap masuk dalam daftar panggilan. Herdman menegaskan bahwa kombinasi pemain muda dan senior akan terus dipertimbangkan, tetapi prioritas utama adalah menghadirkan skuad terbaik untuk menghadapi tantangan ke depan, termasuk Piala Asia. "Ketika anda masih empat tahun lagi dari Piala Dunia, anda ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda... anda juga harus menghormati pemain terbaik. Karena hanya pemain-pemain terbaik yang mewakili tim. Jadi bagi saya usia bukanlah masalah," pungkasnya.



