Laga Penentuan: Madura United Wajib Kalahkan PSM untuk Bertahan di Liga 1
Baca dalam 60 detik
- Madura United harus meraih kemenangan atas PSM Makassar pada laga pamungkas untuk menghindari degradasi dari BRI Super League.
- Tim tamu PSM sudah dipastikan aman di peringkat 14, sementara Madura United hanya unggul satu poin dari zona merah.
- Kembalinya kapten Lulinha dan bonus besar dari manajemen menjadi motivasi tambahan bagi Laskar Sape Kerrap.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)
Pekan terakhir BRI Super League musim 2025/2026 menjadi momentum krusial bagi Madura United. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026), Laskar Sape Kerrap harus mengalahkan PSM Makassar jika ingin mempertahankan tempat di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Madura United saat ini menempati peringkat ke-15 dengan 32 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo yang berada di zona merah. Kemenangan menjadi harga mati tanpa syarat, terlepas dari hasil pertandingan tim lain. Sementara itu, PSM Makassar yang duduk di posisi ke-14 dengan 34 poin sudah dipastikan aman secara matematis berkat keunggulan head-to-head atas Persis Solo.
Kedua tim datang dengan performa kurang konsisten. Madura United, di bawah asuhan pelatih karteker Rakhmat Basuki, sempat menelan dua kekalahan tandang namun bangkit dengan kemenangan 2-0 atas Bali United di kandang. Sebaliknya, PSM Makassar mendapat kritik pedas dari suporter setelah kalah dari Persib Bandung, dan rekor tandang mereka dinilai rapuh.
Kabar baik datang untuk tuan rumah: kapten sekaligus topskor Lulinha dipastikan kembali memperkuat tim. Bek Jorge Mendonca juga menunjukkan progres positif setelah tampil beberapa menit di laga sebelumnya. Di kubu tamu, PSM mengandalkan Yuran Fernandes sebagai ancaman dari bola mati. Manajemen Madura United menyiapkan bonus besar untuk memacu semangat pemain, yang diprediksi akan membuat tim bermain ofensif sejak menit awal.
Faktor kandang dan urgensi kebutuhan poin menjadi pembeda utama. Madura United tidak punya pilihan selain menyerang total demi mengamankan satu tempat di BRI Super League musim depan.



