Bobotoh Banjiri Stadion GBLA, Persib Siapkan Pesta Hattrick Juara BRI Super League
Baca dalam 60 detik
- Ribuan Bobotoh dari berbagai daerah mulai memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api jelang laga penentu gelar Persib melawan Persijap.
- Kemenangan atau hasil imbang akan mengantarkan Persib meraih gelar ketiga beruntun, sebuah pencapaian pertama dalam sejarah klub di era Liga Indonesia.
- Keberhasilan ini tak lepas dari strategi Bojan Hodak yang mampu membangun tim solid meski mengalami perombakan besar pemain asing dan naturalisasi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6698892/original/088365700_1779518680-persib.jpg)
Bandung, LyndHub – Antusiasme Bobotoh, pendukung setia Persib Bandung, mencapai puncaknya menjelang laga pamungkas BRI Super League 2025/2026. Ribuan suporter mulai memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sejak Sabtu siang, menanti duel krusial melawan Persijap yang akan menentukan nasib gelar juara musim ini.
Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 16.00 WIB ini menjadi momentum bersejarah bagi Maung Bandung. Jika mampu mengalahkan Persijap atau setidaknya bermain imbang, Persib dipastikan meraih gelar ketiga secara beruntun—sebuah hattrick yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah klub di era Liga Indonesia. Sebelumnya, Persib telah mengoleksi empat gelar juara, yakni pada musim 1994/1995, 2014, 2023/2024, dan 2024/2025.
Tak hanya dari Bandung dan sekitarnya, Bobotoh berdatangan dari berbagai daerah, termasuk Bekasi dan Jakarta. Ratusan suporter terlihat beristirahat di rest area tol 88 Cikarang, menggunakan puluhan bus besar dan mobil pribadi. Suasana kebersamaan terasa kental dengan nyanyian khas yang menggema, seperti “Persib Bandung champions again”. Salah satu Bobotoh asal Bekasi, Asep, menyatakan keyakinannya bahwa Marc Klok dan kawan-kawan mampu meraih kemenangan. “Yakin bisa hattrick. Persib pasti memanglah. Yakin saya,” ujarnya penuh semangat.
Di balik euforia tersebut, keberhasilan Persib musim ini tidak lepas dari kecerdasan pelatih Bojan Hodak. Juru taktik asal Kroasia itu berhasil membangun skuad yang solid meskipun mengalami perombakan besar-besaran. Musim lalu, Persib melepas semua pemain asingnya, termasuk David da Silva, Gustavo Franca, dan Ciro Alves. Kini, tim diisi oleh wajah-wajah baru, termasuk pemain naturalisasi seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders. Meski demikian, permainan Persib tetap kompak dan konsisten, menduduki puncak klasemen hingga pekan terakhir.
Laga kontra Persijap menjadi penentu apakah Persib mampu mengukir sejarah baru. Dengan dukungan penuh Bobotoh di stadion, tekanan justru menjadi motivasi tambahan. Jika berhasil, ini akan menjadi bukti bahwa transformasi tim yang dilakukan Hodak berbuah manis, sekaligus menegaskan dominasi Persib di kancah sepak bola Indonesia.



