Timwas Haji DPR Imbau Jemaah Jaga Ketertiban di Hotel Demi Keamanan Bersama
Baca dalam 60 detik
- Anggota Tim Pengawas Haji DPR menemukan keluhan jemaah terkait perilaku merokok di hotel yang memicu alarm dan mengganggu lansia serta penderita jantung.
- Insiden kepanikan massal akibat alarm palsu menjadi pengingat pentingnya disiplin bersama selama masa persiapan ibadah haji di Arab Saudi.
- Selain ketertiban, jemaah diingatkan untuk menjaga kebugaran fisik menghadapi suhu ekstrem di Tanah Suci agar puncak Armuzna berjalan lancar.

Tim Pengawas Haji DPR 2026 menyoroti perlunya ketertiban di kalangan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah haji. Imbauan ini disampaikan menyusul insiden di sebuah hotel di Arab Saudi yang dipicu oleh aktivitas merokok sembarangan hingga menyebabkan alarm kebakaran berbunyi, membuat sejumlah jemaah panik.
Anggota Timwas, Saan Mustofa, saat meninjau lokasi penginapan jemaah pada Sabtu (23/5) mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari jemaah asal Bekasi. Mereka mengeluhkan ulah beberapa orang yang merokok di area hotel tanpa mematuhi aturan, sehingga memicu sistem peringatan darurat. Bunyi alarm yang keras membuat jemaah lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung mengalami kaget berlebihan, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan kambuh sakit jantungnya.
Saan menegaskan bahwa menjaga ketertiban bukan hanya soal kenyamanan, melainkan juga keselamatan. "Ketika alarm hotel bunyi, jemaah kaget. Yang punya penyakit jantung, yang lansia, bisa kumat. Makanya saling menjaga ketertiban itu penting," ujarnya. Ia mengajak seluruh jemaah untuk lebih disiplin, khususnya dalam mematuhi aturan di area penginapan.
Di samping soal ketertiban, Saan juga mengingatkan jemaah untuk memprioritaskan kesehatan. Suhu udara di Arab Saudi saat ini dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan di Karawang, Jawa Barat. Kondisi ini membutuhkan adaptasi dan persiapan fisik yang matang. "Jaga kesehatan nomor satu. Istirahat cukup agar saat puncak ibadah di Armuzna nanti, kondisi fisik benar-benar fit," pesannya.
Peringatan ini menjadi relevan mengingat jemaah akan segera memasuki fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang memerlukan stamina prima. Timwas berharap seluruh jemaah dapat menjalani setiap tahapan dengan lancar tanpa hambatan kesehatan atau gangguan keamanan.
Ke depan, pengawasan terhadap perilaku jemaah di hotel dan tempat ibadah akan terus diperketat. Kolaborasi antara petugas, pengelola hotel, dan jemaah sendiri dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan yang kondusif selama musim haji.



