Persijap Jepara Akhiri Musim dengan Kepala Tegak Usai Tahan Imbang Persib dan Borneo FC
Baca dalam 60 detik
- Persijap Jepara sukses menahan imbang Persib Bandung 0-0 di pekan pamungkas BRI Super League 2025/2026, setelah sebelumnya juga menahan Borneo FC.
- Pelatih Mario Lemos mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang berhasil menghindari degradasi di musim perdana promosi.
- Dengan finis di peringkat ke-13, Persijap menunjukkan peningkatan signifikan dari putaran pertama yang sempat terpuruk di zona merah.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)
Persijap Jepara menutup perjalanan mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan hasil positif. Pada laga terakhir yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), tim promosi tersebut berhasil menahan imbang tuan rumah Persib Bandung tanpa gol. Hasil ini menjadi bukti nyata peningkatan performa Laskar Kalinyamat sepanjang musim.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian timnya. Menurut pelatih asal Portugal itu, dua laga terakhir melawan tim papan atas—Borneo FC dan Persib—menjadi tolok ukur keberhasilan strategi yang diterapkan. “Kami ingin menutup musim dengan catatan positif. Melawan dua tim terbaik Indonesia, kami mampu meraih hasil imbang 0-0. Itu prestasi yang patut dihargai,” ujar Mario dalam konferensi pers usai pertandingan.
Mario menekankan bahwa target utama Persijap musim ini hanyalah bertahan di kasta tertinggi. Sebagai tim promosi, mereka berhasil melewati ancaman degradasi dan mengamankan tempat di BRI Super League musim depan. “Saya sangat senang dengan para pemain. Tujuan utama kami adalah menghindari degradasi, dan itu tercapai,” tambahnya.
Persib sendiri telah memastikan gelar juara musim ini, mencatatkan sejarah sebagai klub pertama yang meraih tiga gelar liga beruntun di era Liga 1. Namun, perlawanan sengit Persijap menjadi bukti bahwa tim promosi tidak boleh diremehkan. Laga berlangsung ketat dengan kedua tim saling berusaha mencetak gol, namun skor kacamata menjadi hasil akhir yang adil.
Keberhasilan menahan dua tim elite di akhir musim menjadi modal berharga bagi Persijap menjelang musim depan. Mario Lemos mengakui bahwa timnya masih perlu banyak evaluasi, terutama dalam hal produktivitas gol. Namun, ia memilih untuk menikmati liburan terlebih dahulu sebelum merancang persiapan untuk kompetisi mendatang. “Sekarang saatnya beristirahat. Kita lihat saja apa yang akan terjadi musim depan,” pungkasnya.



