Everton Incar Jack Grealish sebagai Alternatif Lebih Menjanjikan Dibanding John Stones
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan masih mempertimbangkan Jack Grealish sebagai target utama musim panas ini dengan banderol sekitar £15 juta.
- Grealish dinilai lebih cocok untuk kebutuhan daya gedor Everton dibanding John Stones yang rentan cedera dan minim menit bermain.
- Keputusan akhir akan bergantung pada strategi finansial klub dan prioritas penguatan lini serang di bawah arahan David Moyes.
Everton dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan Jack Grealish secara permanen pada bursa transfer musim panas mendatang. Gelandang serang berusia 30 tahun itu disebut-sebut bisa ditebus dengan harga miring sekitar £15 juta, meski gajinya yang tinggi masih menjadi pertimbangan serius bagi manajemen klub.
Laporan dari TEAMtalk mengungkapkan bahwa Everton telah membayar £225.000 per pekan dari gaji Grealish selama masa peminjamannya dari Manchester City musim ini. Meski begitu, sosoknya dinilai mampu memberikan dampak instan di lini depan, sesuatu yang sangat dibutuhkan The Toffees jika ingin bersaing di papan atas Premier League.
Perbandingan dengan John Stones, yang juga pernah membela Everton, menjadi menarik. Stones, yang kontraknya di Manchester City akan habis, dianggap sebagai opsi berisiko tinggi karena riwayat cedera yang buruk dan minimnya menit bermain—hanya empat kali starter di liga musim ini. Sebaliknya, Grealish telah menunjukkan performa gemilang saat dipinjamkan, mencatatkan empat assist dalam beberapa pertandingan awal dan mendapat pujian sebagai pemain yang memainkan sepak bola "magis" oleh analis Umir Ifran.
Pundit Theo Walcott bahkan menilai bahwa gaya bermain Grealish yang penuh improvisasi sempat "dihilangkan" oleh Pep Guardiola, namun kini kembali bersinar di bawah asuhan David Moyes. Kepercayaan diri dan kreativitasnya dianggap sebagai elemen yang hilang dari skuad Everton saat ini, yang masih kekurangan "superstar punch" untuk bersaing ke zona Eropa.
Di sisi lain, Stones tetap dihormati sebagai bek bertalenta tinggi. Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memujinya sebagai "karakter luar biasa, pemenang terbukti" dan tetap memanggilnya meski minim menit bermain. Namun, risiko cedera dan tuntutan gaji yang tinggi membuatnya kurang ideal untuk proyek jangka panjang Everton yang perlu berhati-hati dalam pengeluaran.
"Amazing character, proven winner, he knows how to adapt to a winning culture." — Thomas Tuchel tentang John Stones.
Dengan satu pertandingan tersisa musim ini, Everton masih tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi kedelapan. Moyes diyakini akan fokus menambah daya gedor tim, dan Grealish—yang sudah terbukti cocok dengan sistemnya—menjadi opsi yang lebih logis dibandingkan mendatangkan kembali bek yang sudah sepuluh tahun pergi.
Keputusan akhir akan bergantung pada negosiasi gaji dan prioritas transfer. Namun, jika Everton ingin segera melompat ke level berikutnya, merekrut Grealish secara permanen bisa menjadi langkah yang lebih cerdas dan berdampak besar dibandingkan mengambil risiko dengan Stones.



