Hakunofuji Guncang Papan Atas, Final Turnamen Musim Panas Makin Panas
Baca dalam 60 detik
- Pegulat muda Hakunofuji sukses menjungkalkan pemuncak klasemen Kirishima pada hari ke-14, menciptakan persaingan empat arah di puncak.
- Kemenangan tersebut membuat Hakunofuji bergabung dalam kelompok 10-4 bersama lima pegulat lain, sementara Kirishima dan Wakatakakage memimpin dengan rekor 11-3.
- Dengan absennya dua yokozuna dan dua ozeki karena cedera, turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi generasi baru sumo.

Tokyo β Kejutan besar terjadi di hari ke-14 Turnamen Grand Sumo Musim Panas saat pegulat muda Hakunofuji berhasil mengalahkan pemuncak klasemen sementara, Kirishima. Hasil ini membuka peluang bagi beberapa pegulat untuk merebut Piala Kaisar pada hari terakhir, Minggu (24/5).
Hakunofuji, yang berada di peringkat maegashira No. 10, menunjukkan ketangguhan luar biasa. Meskipun sempat terdesak oleh Kirishima yang memegang sabuknya dan mendorongnya hingga ke tepi ring, Hakunofuji berhasil bertahan dengan satu kaki lalu membalikkan keadaan dan mendorong keluar sang ozeki asal Mongolia tersebut. Kemenangan ini membuat Hakunofuji naik ke rekor 10-4, menyusul lima pegulat lain yang masih memiliki peluang matematis untuk menjadi juara.
βSaya berlatih setiap hari, tidak hanya mengandalkan kekuatan tetapi juga menggunakan pikiran untuk tetap bertahan,β ujar Hakunofuji yang tengah memburu gelar perdana di divisi teratas. βSaya akan mengerahkan segalanya (di hari ke-15), seperti yang selalu saya lakukan.β
Sementara itu, Wakatakakage menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Kotoeiho (maegashira No. 13) secara meyakinkan. Mantan sekiwake asal Prefektur Fukushima ini melesat dari awal dan mendorong lawannya keluar ring tanpa memberikan kesempatan bereaksi. Kemenangan ini membuat Wakatakakage tetap berada di puncak bersama Kirishima dan selangkah lebih dekat menuju Piala Kaisar keduanya.
Di pertandingan lain, Atamifuji (8-6) memastikan rekor kemenangan di turnamen perdananya sebagai sekiwake setelah mendorong keluar Kotoshoho (8-6), yang juga debut di peringkat tertinggi ketiga. Keduanya menunjukkan bahwa persaingan di level atas semakin ketat meskipun banyak bintang absen.
Hari terakhir turnamen menjanjikan pertarungan sengit. Kirishima yang masih menjadi satu-satunya pegulat dari dua peringkat teratas (yokozuna dan ozeki) akan menghadapi tekanan besar. Sementara itu, Hakunofuji, Wakatakakage, dan para penantang lainnya siap memberikan kejutan. Dengan absennya para pemain top karena cedera, turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi generasi baru sumo Jepang.



