Swiatek Hajar Osaka di Roma, Sinner Selangkah Lagi Ukir Sejarah Golden Masters
Baca dalam 60 detik
- Iga Swiatek menundukkan Naomi Osaka 6-2, 6-1 dalam 82 menit untuk melaju ke perempat final Italian Open.
- Jannik Sinner meraih kemenangan ke-30 beruntun di Masters 1000 dan berpeluang menjadi pemain kedua setelah Djokovic yang meraih Golden Masters.
- Coco Gauff comeback dramatis dengan menyelamatkan match point untuk mengalahkan Iva Jovic dan melaju ke perempat final.

Petenis nomor tiga dunia Iga Swiatek menunjukkan performa terbaiknya saat mengalahkan Naomi Osaka dalam dua set langsung 6-2, 6-1 pada babak keempat Italian Open, Senin (12/5). Kemenangan ini membawa Swiatek melaju ke perempat final turnamen WTA 1000 di Roma.
Swiatek, yang sebelumnya kesulitan di atas tanah liat sejak menjuarai Prancis Terbuka 2024, tampil dominan sejak awal. Ia mematahkan servis Osaka di game pertama dan meskipun sempat imbang 2-2, petenis Polandia itu memenangkan empat game beruntun untuk merebut set pertama. Di set kedua, ia terus menekan dan menutup pertandingan dengan dua break berturut-turut.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Swiatek yang belum pernah lolos melewati perempat final sepanjang tahun ini. Ia juga belum memenangkan gelar WTA 1000 sejak Cincinnati Open pada Agustus 2025. Namun, kedatangannya bersama pelatih baru Francisco Roig—yang sebelumnya bekerja dengan Rafael Nadal—tampaknya mulai membuahkan hasil. Swiatek akan berhadapan dengan unggulan kelima Jessica Pegula di perempat final.
Sementara itu, petenis tuan rumah Jannik Sinner melanjutkan dominasinya di ajang Masters 1000. Ia mengalahkan Alexei Popyrin 6-2, 6-0 di hadapan pendukungnya sendiri di Roma. Kemenangan ini menjadi yang ke-30 berturut-turut bagi Sinner di turnamen Masters 1000, dan ia hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memecahkan rekor Novak Djokovic (31 kemenangan beruntun).
Sinner, yang telah memenangkan lima dari lima turnamen Masters 1000 terakhir, kini hanya membutuhkan gelar Italian Open untuk melengkapi koleksi Golden Masters—sebuah pencapaian yang hanya diraih oleh Djokovic sepanjang sejarah ATP. "Turnamen ini sangat spesial bagi saya, dimulai dengan wildcard dulu," ujar Sinner. "Setiap tahun ketika datang ke sini, saya merenung sedikit. Saya sangat senang berada di sini. Mari lihat apa yang terjadi di babak berikutnya."
Di babak 16 besar, Sinner akan menghadapi rekan senegaranya Andrea Pellegrino. Jika lolos ke perempat final, ia kemungkinan akan bertemu Andrey Rublev atau Nikoloz Basilashvili.
Di sisi lain, Coco Gauff kembali menunjukkan mental juara. Setelah kehilangan set pertama melalui tie-break, ia menyelamatkan match point untuk mengalahkan Iva Jovic 5-7, 7-5, 6-2. Ini adalah kedua kalinya dalam dua hari Gauff bangkit dari ketertinggalan. "Saya bangga. Iva bermain sangat bagus, ada angin, pesawat, dan telepon berdering. Semua terjadi," komentar Gauff. Ia akan berhadapan dengan unggulan kedelapan Mirra Andreeva di perempat final.
Pertandingan Italian Open masih berlangsung dan dapat disaksikan secara langsung melalui platform streaming resmi.



