Lakers Terpuruk 0-2 di Tangan Thunder, Pistons Kokohkan Diri
Baca dalam 60 detik
- Oklahoma City Thunder mengalahkan Los Angeles Lakers 125-107 untuk memimpin 2-0 di semifinal Wilayah Barat, memperpanjang rekor sempurna playoff menjadi 6-0.
- Pelatih Lakers JJ Redick mengkritik kepemimpinan wasit terhadap LeBron James, yang hanya mendapat lima percobaan lemparan bebas dalam dua pertandingan.
- Detroit Pistons mengandaskan Cleveland Cavaliers 107-97 untuk unggul 2-0, dengan Cade Cunningham mencetak 25 poin dan 10 asis.

Oklahoma City Thunder sukses memperlebar jarak dengan Los Angeles Lakers setelah menang 125-107 pada Kamis malam, membawa mereka unggul 2-0 di semifinal Wilayah Barat. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan sempurna Thunder di playoff menjadi 6-0, menjadikan mereka tim yang sulit dihentikan musim ini.
Chet Holmgren dan Shai Gilgeous-Alexander sama-sama memimpin dengan 22 poin, sementara Ajay Mitchell menambahkan 20 poin dan Jaren McCain 18 poin. Lakers kembali tampil tanpa Luka Doncic yang cedera hamstring kiri, serta Jarred Vanderbilt yang mengalami dislokasi jari kelingking. Meskipun Austin Reaves bangkit dengan 31 poin dan LeBron James menyumbang 23 poin, Lakers tak mampu menahan agresivitas Thunder di kuarter ketiga saat Gilgeous-Alexander duduk karena pelanggaran.
Usai pertandingan, sejumlah pemain Lakers mengeluhkan keputusan wasit. Austin Reaves secara terbuka menyampaikan rasa frustrasinya kepada crew chief John Goble, yang dianggapnya berteriak di hadapannya saat jump ball. “Saya merasa tidak dihormati,” ujar Reaves. Pelatih JJ Redick juga menyoroti minimnya pelanggaran yang ditiup untuk LeBron James. “LeBron mendapat peluit terburuk dari pemain bintang mana pun yang pernah saya lihat,” kata Redick. “Pemain kecil bisa dramatis, tapi pemain besar seperti LeBron sering dihajar tanpa dianggap pelanggaran.”
"Mereka sudah cukup sulit untuk dilawan, dan Anda harus bisa meniup peluit dengan adil. Mereka memang melakukan pelanggaran," ujar Redick menanggapi keunggulan Thunder.
Sementara itu, Detroit Pistons menunjukkan konsistensi dengan mengalahkan Cleveland Cavaliers 107-97, memimpin 2-0 di semifinal Wilayah Timur. Cade Cunningham tampil gemilang dengan 25 poin dan 10 asis, didukung Tobias Harris (21 poin) dan Duncan Robinson (17 poin). Pistons kini telah memenangkan lima pertandingan beruntun sejak nyaris tersingkir di babak pertama.
Cavaliers, yang sempat unggul 81-79 di awal kuarter keempat, gagal mempertahankan momentum. Donovan Mitchell mencetak 31 poin, namun James Harden hanya 10 poin dengan 4 turnover. Cleveland juga tanpa Sam Merrill yang cedera hamstring. Game 3 akan berlangsung di Cleveland pada Sabtu, di mana Cavs berharap memanfaatkan keunggulan kandang yang sempurna di babak pertama.
Dengan keunggulan 2-0, baik Thunder maupun Pistons berada di posisi yang sangat menguntungkan. Namun, Lakers dan Cavaliers masih memiliki peluang untuk bangkit di kandang sendiri. Sorotan akan tertuju pada bagaimana Lakers mengatasi masalah cedera dan tekanan wasit, sementara Pistons berusaha mempertahankan momentum luar biasa mereka.



