Jendela Transfer Premier League 2025/26: Rekor Baru, Perombakan Skuad, dan Ambisi Juara
Baca dalam 60 detik
- Lebih dari £1,5 miliar dikucurkan klub Premier League pada bursa transfer musim panas 2025/26, dengan Liverpool memecahkan rekor transfer Inggris untuk Alexander Isak.
- Sejumlah klub seperti Arsenal, Chelsea, dan Manchester United melakukan perombakan besar-besaran demi mengejar gelar, sementara tim promosi seperti Leeds dan Sunderland belanja agresif.
- Transfer bernilai tinggi dan pergerakan pemain bintang seperti Isak, Eze, dan Cunha diprediksi mengubah peta kekuatan kompetisi musim depan.

Bursa transfer musim panas Premier League 2025/26 resmi ditutup pada 1 September lalu dengan total pengeluaran yang diperkirakan menembus angka £1,5 miliar. Liverpool menjadi klub paling boros setelah memecahkan rekor transfer Inggris dengan mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle United senilai £125 juta. Sementara itu, Arsenal, Chelsea, dan Manchester United juga tercatat melakukan belanja besar untuk memperkuat skuad mereka.
Arsenal mengakhiri tiga musim beruntun sebagai runner-up dengan merekrut striker incaran utama, Viktor Gyokeres dari Sporting CP, serta gelandang Martin Zubimendi dari Real Sociedad. Yang paling menonjol, The Gunners berhasil membajak Eberechi Eze dari bawah hidung Tottenham Hotspur. Di kubu Chelsea, meski baru saja menjuarai Piala Dunia Antarklub, The Blues tetap agresif dengan mendatangkan Joao Pedro, Jamie Gittens, Alejandro Garnacho, dan Jorrel Hato. Sementara Manchester United, yang tengah dalam masa pemulihan, merekrut Matheus Cunha (Wolves), Bryan Mbeumo (Brentford), dan Benjamin Sesko (RB Leipzig) dengan total lebih dari £180 juta.
Klub promosi seperti Leeds United dan Sunderland juga tak kalah sibuk. Leeds, yang kembali ke Premier League setelah dua musim, merekrut Dominic Calvert-Lewin secara gratis dan Noah Okafor sebagai pembelian termahal. Sunderland, yang promosi melalui play-off dramatis, menghabiskan hampir £170 juta, termasuk merekrut Habib Diarra sebagai rekor klub setelah menjual Jobe Bellingham ke Borussia Dortmund. Sementara itu, Burnley yang juga promosi langsung merekrut Kyle Walker dan Armando Broja untuk menghindari degradasi instan.
Di sisi lain, beberapa klub kehilangan pilar penting. Newcastle harus merelakan Alexander Isak ke Liverpool, meski mendatangkan Nick Woltemade sebagai rekor klub dan Yoane Wissa sebagai bagian dari kesepakatan. Tottenham kehilangan Heung-min Son yang hengkang ke LAFC seharga £20 juta, namun berhasil mendatangkan Xavi Simons dan Randal Kolo Muani. Wolverhampton ditinggal Matheus Cunha dan Rayan Ait Nouri ke Manchester United dan Manchester City, meski mendatangkan Fer Lopez dari Celta Vigo.
Jendela transfer ini menegaskan bahwa persaingan Premier League musim depan akan semakin ketat. Dengan investasi besar yang dilakukan oleh klub-klub papan atas dan agresivitas tim promosi, peta kekuatan kompetisi diprediksi akan berubah secara signifikan. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana para pemain anyar beradaptasi dan apakah pengeluaran besar tersebut akan berbuah trofi pada akhir musim.



