Mauricio Ruffy Siapkan Kejutan untuk Michael Chandler di UFC Freedom 250
Baca dalam 60 detik
- Petarung kelas ringan Brasil, Mauricio Ruffy, mengaku telah menyiapkan teknik baru yang belum pernah terlihat di oktagon untuk duel melawan Michael Chandler.
- Ruffy menjalani latihan intensif bersama Alexander Volkanovski untuk memperkuat kemampuan gulatnya, menyusul kekalahan submission dari Benoit Saint Denis.
- Laga Ruffy vs Chandler di UFC Freedom 250 diprediksi menjadi pertarungan spektakuler berkat gaya agresif kedua petarung.

Mauricio Ruffy, petarung kelas ringan Brasil yang dikenal dengan rentetan knockout spektakuler, mengaku telah menyiapkan sesuatu yang istimewa untuk duel melawan mantan juara Bellator, Michael Chandler, pada ajang UFC Freedom 250 yang akan digelar di Gedung Putih, 14 Juni mendatang. Ruffy, yang saat ini menempati peringkat sembilan divisi 155 pon, bertekad untuk tidak sekadar menang, melainkan tampil memukau demi membuka peluang menuju perebutan gelar juara.
Dalam wawancara eksklusif, Ruffy mengungkapkan bahwa ia telah mengubah metode latihannya dalam beberapa pertarungan terakhir. Ia bergabung dengan sesi latihan bersama juara kelas bulu Alexander Volkanovski untuk mengasah kemampuan bertahan di posisi sulit, terutama setelah kekalahan submission dari Benoit Saint Denis pada September lalu. “Saya mencoba berenang di perairan yang sangat dalam. ‘Volk’ sangat jago membuat saya berada dalam posisi sulit,” ujar Ruffy. Ia menambahkan bahwa pengalaman itu membantunya merasa lebih nyaman dalam tekanan.
Menghadapi Chandler yang dikenal boros energi, Ruffy menyusun strategi untuk memancing lawan ke dalam pertarungan panjang. “Kami ingin membuatnya kelelahan, frustrasi, lalu melancarkan sesuatu yang spesial yang sudah saya siapkan,” kata petarung berusia 29 tahun itu. Ia menekankan bahwa cara meraih kemenangan sama pentingnya dengan kemenangan itu sendiri, terutama di divisi kelas ringan yang superkompetitif.
“Lihat saya. Baru kemarin saya bertarung melawan Rafael Fiziev, dan hari ini saya bertarung di Gedung Putih. Semua tentang bagaimana Anda melakukannya, bagaimana Anda memenangi pertarungan—itulah yang membuka peluang menuju perebutan gelar.” — Mauricio Ruffy
Ruffy memulai karier UFC dengan kemenangan flying knee atas Jamie Mullarkey di UFC 301, kemudian meraih kemenangan angka atas James Llontop, sebelum KO spektakuler atas King Green. Kekalahan dari Saint Denis menjadi titik balik yang mendorongnya untuk memperbaiki permainan bawah. Kini, dengan kepercayaan diri yang pulih, Ruffy siap menunjukkan evolusi gaya bertarungnya.
Laga melawan Chandler diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menarik di UFC Freedom 250. Kedua petarung sama-sama mengandalkan penyelesaian spektakuler, dan Ruffy berjanji akan menghadirkan sesuatu yang belum pernah dilihat penonton. Jika berhasil, langkahnya menuju perebutan gelar juara kelas ringan akan semakin terbuka lebar.



