Survei: 70% Pemilih AS Dukung Regulasi Kripto, Senat Didorong Segera Sahkan Clarity Act
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 70% pemilih terdaftar di AS menilai Kongres seharusnya sudah mengesahkan undang-undang kripto, menurut survei HarrisX terbaru.
- Senat AS akan membahas Clarity Act, yang dianggap sebagai langkah krusial untuk memberikan kepastian hukum bagi pasar aset digital.
- Stablecoin dan tokenisasi semakin terintegrasi dengan infrastruktur keuangan tradisional, memperkuat urgensi regulasi yang jelas.

Sebuah survei nasional yang dilakukan HarrisX terhadap pemilih terdaftar di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 70% responden percaya Kongres seharusnya sudah mengesahkan undang-undang terkait aset kripto. Lebih dari 62% menyatakan penting bagi AS untuk memimpin dalam menetapkan aturan global untuk keuangan digital, sementara 60% lebih memilih regulasi federal yang jelas dibandingkan penegakan hukum secara kasus per kasus.
Temuan ini muncul saat Komite Perbankan Senat bersiap untuk membahas Clarity Act, sebuah rancangan undang-undang yang bertujuan memberikan kerangka kerja komprehensif bagi pasar aset digital. Menurut Kristin Smith, penulis opini di CoinDesk, langkah ini merupakan momentum kritis setelah bertahun-tahun Washington memperlakukan aset digital sebagai target yang bergerak. Kini, dengan pemahaman yang lebih matang dari regulator dan pelaku industri, peluang untuk menciptakan regulasi yang tahan lama semakin terbuka.
House of Representatives sebelumnya telah mengesahkan CLARITY Act dengan dukungan bipartisan yang kuat. Meskipun belum menyelesaikan semua pertanyaan, pemungutan suara tersebut menegaskan bahwa struktur pasar aset digital kini menjadi agenda utama Kongres. Di sisi lain, SEC dan CFTC telah meningkatkan koordinasi untuk memperjelas penerapan hukum yang ada, namun keterbatasan wewenang lembaga eksekutif membuat tindakan Kongres tetap diperlukan, terutama dalam hal batas regulasi, persyaratan pendaftaran, dan pengawasan pasar.
Sementara itu, perkembangan pasar terus berlanjut. Setelah pengesahan GENIUS Act, stablecoin tumbuh pesat dan semakin terhubung dengan infrastruktur pembayaran arus utama. Tokenisasi beralih dari konsep ke eksperimen institusional, dengan perusahaan keuangan besar menguji sistem berbasis blockchain untuk penyelesaian transaksi. Contohnya, PayPal memperluas PYUSD ke jaringan Solana untuk mendukung pembayaran yang lebih cepat dan murah, Visa mengintegrasikan Solana dalam penyelesaian stablecoin, dan SoFi memanfaatkan Solana untuk platform perbankan aset digitalnya.
βDigital assets are the next generation of financial infrastructure.β β Kristin Smith
Ke depannya, keberhasilan regulasi aset digital di AS sangat bergantung pada sifat bipartisan dari undang-undang yang dihasilkan. Kerangka kerja yang disusun secara sepihak akan rapuh sejak awal. Dengan semakin banyaknya anggota parlemen dari kedua partai yang memahami urgensi perlindungan konsumen, integritas pasar, dan biaya dari ketidakpastian hukum, peluang untuk mencapai konsensus semakin besar. Senat kini memiliki kesempatan untuk mendorong legislasi ini lebih dekat ke meja Presiden, menjawab pertanyaan apakah AS akan membentuk masa depan keuangan digital dengan aturan yang jelas dan pengawasan yang kredibel.



