Komentar Menohok Graham Norton: Mantan Perwakilan Eurovision Inggris Buka Suara Soal Pengalaman Pahit Mereka
Baca dalam 60 detik
- Duo Electro Velvet mengungkapkan komentar kejam Graham Norton setelah mereka kalah di Eurovision 2015.
- Norton secara terang-terangan mengatakan bahwa karier bermusik mereka telah berakhir di bar sebuah hotel.
- Kabar ini muncul bertepatan dengan pelaksanaan Grand Final Eurovision 2026 yang digelar di Wina malam ini.

Duo musik asal Inggris, Electro Velvet (Alex Larke dan Bianca Nicholas), membagikan kisah emosional mengenai hancurnya mental mereka setelah gagal di ajang Eurovision 2015. Pengalaman buruk tersebut kian diperparah oleh komentar brutal dari komentator terkenal Inggris, Graham Norton, tepat setelah kompetisi berakhir.
Kronologi & Pengalaman Electro Velvet:
- Kegagalan di Wina (2015): Membawakan lagu electro-swing berjudul "Still In Love With You", duo ini terpuruk di posisi ke-24 dan hanya meraih 5 poin saat kompetisi diadakan di Wina, Austria.
- Komentar Graham Norton: Di bar hotel setelah acara, saat Alex mengatakan mereka berencana merilis lagu lagi, Graham menjawab secara langsung: "Enggak usah repot-repot, karier kalian sudah selesai."
- Dampak Mental: Bianca mengaku sempat membenci dirinya sendiri dan menarik diri dari publik, sementara Alex menyoroti sisi gelap Eurovision yang sering kali meredupkan karier para pesertanya secara permanen.
Konteks Eurovision 2026
Kisah ini mencuat kembali tepat saat kota Wina kembali menjadi tuan rumah babak Grand Final Eurovision pada hari Sabtu ini.
| Detail Kontes | Keterangan |
|---|---|
| Perwakilan Inggris 2026 | Sam Battle (nama panggung: Look Mum No Computer). |
| Lokasi Grand Final 2026 | Wina, Austria (Sabtu malam, 16 Mei 2026). |
| Misi Pengumpulan Poin | Inggris berharap bisa pecah telur mendapatkan poin dari publik untuk pertama kalinya sejak 2023. |
"Eurovision adalah acara yang menyenangkan, tetapi ada elemen gelap yang mengikutinya. Banyak perwakilan Inggris yang langsung menghilang dari sorotan, seolah-olah Anda tidak diberikan kesempatan kedua," ujar Alex Larke.
Meskipun sempat mengalami trauma mendalam dan menjauh dari dunia Eurovision, Electro Velvet mengungkapkan bahwa mereka kini telah berdamai dengan masa lalu. Pertemuan kembali mereka dalam sebuah acara partai Eurovision di London baru-baru ini mendapat sambutan hangat dan penuh cinta dari para penggemar. Tanpa adanya beban kompetisi, penonton bisa menikmati penampilan mereka secara objektif, yang pada akhirnya memberikan proses pemulihan emosional yang besar bagi Bianca dan Alex.


