Akselerasi UMKM: PTPN III Perkuat Rantai Pasok BUMN via Platform PaDi
Baca dalam 60 detik
- Integrasi Digital: PTPN III mengoptimalkan platform PaDi UMKM untuk menciptakan ekosistem pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan, efisien, dan inklusif.
- Prestasi Strategis: Holding Perkebunan Nusantara berhasil menyabet penghargaan Transaksi B2B Terbaik 2025, membuktikan komitmen nyata dalam memberdayakan pelaku usaha lokal.
- Modernisasi Pengadaan: Transformasi dari sistem konvensional ke digitalisasi membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM untuk masuk ke dalam lingkar bisnis utama BUMN.

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) secara resmi memperkuat komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masuk ke dalam rantai pasok strategis perusahaan melalui optimalisasi platform digital PaDi UMKM sebagai pilar transformasi pengadaan barang dan jasa.
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya besar BUMN dalam memperluas keterlibatan sektor kerakyatan dalam ekosistem bisnis formal. Melalui platform Pasar Digital (PaDi), PTPN III mengintegrasikan sistem pengadaan yang sebelumnya bersifat tertutup menjadi lebih aksesibel bagi pelaku usaha daerah. Langkah ini dinilai selaras dengan tren global yang mengedepankan transparansi tata kelola perusahaan (*Good Corporate Governance*) serta efisiensi biaya operasional melalui sistem *marketplace* terpadu.
Holding Perkebunan Nusantara menilai bahwa keterbukaan informasi dalam proses tender dan pengadaan merupakan kunci utama untuk membangun kompetisi yang sehat. Dengan mendigitalkan rantai pasok, perusahaan tidak hanya mendapatkan vendor yang lebih kompetitif dari sisi harga dan kualitas, tetapi juga turut memberikan kontribusi langsung terhadap pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional pasca-pandemi.
- Penghargaan: Transaksi B2B PaDi UMKM Terbaik 2025 (Kategori BUMN Tipe B).
- Fokus Utama: Digitalisasi pengadaan barang dan jasa yang modern serta transparan.
- Forum Kolaborasi: PaDi Business Forum & Showcase 2026 sebagai sarana matchmaking bisnis.
- Dampak: Memperluas akses pasar UMKM ke skala nasional melalui ekosistem BUMN.
Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih, memproyeksikan bahwa penggunaan platform digital ini akan menciptakan efek domino yang positif. Menurutnya, kolaborasi dengan metode pengadaan yang modern merupakan bentuk nyata dari transformasi model bisnis yang lebih inklusif. UMKM kini tidak lagi dipandang sebagai pemain pinggiran, melainkan mitra strategis yang mendukung keberlanjutan operasional perusahaan perkebunan negara tersebut.
Keberhasilan PTPN III dalam mencatatkan nilai transaksi B2B yang signifikan melalui platform PaDi mencerminkan adanya pergeseran budaya kerja ke arah yang lebih digital. Forum-forum kolaborasi seperti PaDi Business Forum menjadi venue krusial untuk mempertemukan kebutuhan korporasi besar dengan solusi yang ditawarkan oleh UMKM lokal. Hal ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa produk-produk dalam negeri memiliki standar kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan industri.
| Parameter Transparansi | Sistem Konvensional | Sistem PaDi UMKM |
|---|---|---|
| Akses Informasi | Terbatas/Manual | Terbuka secara Real-time |
| Proses Administrasi | Berbasis Kertas (Paper-based) | Full Digital & Terintegrasi |
| Skalabilitas Pasar | Lokal/Terbatas | Akses Rantai Pasok Nasional |
Melihat prospek ke depan, Holding Perkebunan Nusantara berkomitmen untuk terus meningkatkan volume transaksi dengan mitra lokal melalui berbagai program kemitraan berkelanjutan. Dengan penguatan ekosistem digital ini, diharapkan daya saing UMKM akan semakin terasah, sehingga mereka tidak hanya mampu menjadi penopang rantai pasok domestik, tetapi juga siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat.



