Windows 11 Hadirkan "Low Latency Profile": Teknologi Baru yang Percepat Buka Aplikasi hingga 70%
Baca dalam 60 detik
- Fitur "Low Latency Profile" membuat aplikasi Windows 11 terbuka jauh lebih cepat.
- Cara kerjanya adalah dengan memacu kecepatan CPU selama 1-3 detik saat aplikasi diluncurkan.
- Menu Start dan menu klik kanan kini bisa terbuka 70% lebih cepat dari sebelumnya.

Microsoft tengah menguji teknologi baru bernama Low Latency Profile pada build terbaru Windows 11 Insider. Fitur ini dirancang khusus untuk menghilangkan kesan "lambat" dan meningkatkan responsivitas sistem saat pengguna membuka aplikasi atau menu utama.
Hasil Pengujian Awal:
- Menu Start & Klik Kanan: Waktu respons meningkat drastis hingga 70% lebih cepat.
- Aplikasi (Edge & Outlook): Kecepatan peluncuran (launch time) meningkat hingga 40%.
- Aplikasi Pihak Ketiga: Sebagian besar program umum juga merasakan peningkatan kecepatan yang signifikan.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Fitur ini bekerja dengan mengubah perilaku CPU secara cerdas saat mendeteksi aksi pengguna.
| Metode Lama | Low Latency Profile |
|---|---|
| Frekuensi CPU naik secara bertahap saat tombol diklik. | CPU langsung "dipacu" ke kecepatan maksimal dalam durasi singkat (1-3 detik). |
| Terasa ada jeda (lag) saat membuka menu berat. | Sistem terasa lebih "snappy" dan instan. |
"Dampaknya terhadap masa pakai baterai dan panas sangat minim karena lonjakan kecepatan CPU hanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat," lapor sumber internal kepada ZDNET.
Meskipun membawa peningkatan performa, fitur ini tetap menuai kritik dari beberapa pengguna yang berpendapat bahwa efisiensi kode seharusnya lebih diutamakan daripada sekadar memacu kecepatan CPU secara paksa. Namun, bagi Microsoft, ini adalah langkah nyata untuk menjawab kritik bahwa Windows 11 terasa semakin berat dan penuh dengan fitur AI yang membebani sistem.



