Xbox Hentikan Inisiatif Copilot: Asha Sharma Fokus pada Kecepatan Bisnis dan Project Helix
Baca dalam 60 detik
- Asha Sharma menghentikan pengembangan AI Copilot di konsol dan seluler karena tidak sesuai dengan visi baru Xbox.
- Xbox melakukan perombakan kepemimpinan besar-besaran untuk mempercepat pertumbuhan bisnis.
- Perusahaan mulai memfokuskan sumber daya pada perangkat keras generasi berikutnya yang disebut Project Helix.

Kepala Xbox yang baru ditunjuk, Asha Sharma, secara resmi mengumumkan penghentian inisiatif Copilot di ekosistem Xbox. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya besar untuk mempercepat pergerakan bisnis dan menyelaraskan kembali visi perusahaan dengan kebutuhan komunitas pemain serta pengembang.
Detail Penghentian Copilot:
- Status Mobile: Inisiatif Copilot akan mulai dikurangi (winding down) pada platform seluler.
- Status Konsol: Pengembangan Copilot untuk konsol resmi dihentikan sepenuhnya.
- Alasan Utama: Sharma menyatakan bahwa alat AI tersebut tidak lagi selaras dengan arah tujuan Xbox di bawah kepemimpinannya.
Restrukturisasi Kepemimpinan dan Strategi Baru
Selain penghentian fitur AI, Xbox juga melakukan perombakan kepemimpinan dengan mempromosikan tokoh internal dan membawa suara baru dari divisi CoreAI Microsoft.
| Aspek Perubahan | Keterangan |
|---|---|
| Fokus Operasional | Meningkatkan kecepatan bisnis dan mengatasi hambatan bagi pemain dan pengembang. |
| Perangkat Keras Masa Depan | Mulai mengalihkan perhatian pada generasi perangkat keras berikutnya yang dikenal sebagai Project Helix. |
| Layanan & Kampanye | Perubahan pada model Game Pass dan penghentian kampanye "This is an Xbox". |
"Xbox perlu bergerak lebih cepat, memperdalam koneksi kami dengan komunitas, dan mengatasi gesekan baik untuk pemain maupun pengembang," tulis Asha Sharma melalui platform X.
Meskipun Copilot dihentikan, Xbox tidak sepenuhnya meninggalkan rencana AI mereka, melainkan mengalihkan sumber daya ke inisiatif lain yang dianggap lebih krusial bagi masa depan merek tersebut. Saat ini, tantangan lain juga muncul dari gerakan boikot terhadap Microsoft terkait isu geopolitik yang sedang berlangsung.


