Keyring: Dompet Identitas Sumber Terbuka dari Harvard yang Simpan Data Biometrik di Ponsel, Bukan Server
Baca dalam 60 detik
- Harvard meluncurkan Keyring, dompet identitas digital yang menyimpan data biometrik secara lokal di ponsel pengguna.
- Dompet ini memungkinkan pengguna melakukan verifikasi (seperti usia atau identitas) tanpa harus mengungkap data pribadi secara penuh.
- Proyek sumber terbuka ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada basis data pusat perusahaan yang sering memonetisasi data pribadi.

Peneliti di Applied Social Media Lab (ASML) Harvard meluncurkan Keyring, sebuah dompet identitas digital open-source yang dirancang untuk mengembalikan kendali data pribadi kepada pengguna. Berbeda dengan sistem tradisional, Keyring menyimpan data biometrik langsung di perangkat pengguna, bukan di basis data perusahaan yang rentan terhadap peretasan.
Cara Kerja Keyring:
- Penyimpanan Lokal: Data otentikasi seperti sidik jari atau pemindaian wajah tetap berada di ponsel dan tidak pernah dikirim ke server luar.
- Berbagi Data Minimal: Pengguna hanya membagikan informasi yang diperlukan. Contohnya, memverifikasi status dewasa tanpa harus mengungkap tanggal lahir yang sebenarnya.
- Kredensial Terverifikasi: Dompet ini dapat menampung dokumen digital seperti SIM atau bukti pekerjaan yang sah.
- Grafik Kepercayaan Terdesentralisasi: Memungkinkan verifikasi koneksi antar individu secara langsung tanpa melalui platform pihak ketiga seperti LinkedIn.
Kolaborasi dan Implementasi
Proyek ini tidak hanya melibatkan akademisi, tetapi juga kemitraan industri untuk memperluas jangkauan penggunaannya.
| Aspek Proyek | Keterangan |
|---|---|
| Kemitraan | Dibangun bersama Linux Foundation’s Decentralized Trust Graph Working Group. |
| Platform Uji Coba | Teknologi ini sudah mulai didemonstrasikan pada platform media sosial Bluesky. |
| Tantangan Utama | Membutuhkan pengakuan luas dari pemerintah dan institusi yang saat ini masih diuntungkan dari kepemilikan data pengguna. |
"Setiap kali Anda membuat akun daring baru, Anda menyerahkan data pribadi ke server yang tidak akan pernah Anda kendalikan. Keyring hadir untuk mengatasi risiko privasi dan pencurian identitas tersebut," jelas tim peneliti Harvard.
Para peneliti berpendapat bahwa dorongan dari masyarakat akar rumput untuk agensi data yang lebih besar adalah jalan paling realistis agar Keyring dapat diadopsi secara luas di masa depan. Saat ini, Harvard secara aktif mencari mitra pengujian untuk menyempurnakan proyek ini lebih lanjut.



