Kunjungan Bersejarah Raja Charles III ke Bermuda: Permohonan Maaf dan Peluncuran Proyek Luar Angkasa
Baca dalam 60 detik
- Raja Charles III menjadi penguasa monarki Inggris pertama yang mengunjungi Bermuda dalam 400 tahun.
- Agenda kunjungan meliputi peluncuran proyek pelacakan sampah luar angkasa (Project Nova) dan peninjauan stasiun Coast Guard baru.
- Raja menyampaikan apresiasi atas penghapusan tarif wiski Skotlandia oleh Donald Trump setelah kunjungan kenegaraan ke AS.

Setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di Amerika Serikat, Raja Charles III melanjutkan perjalanannya ke Bermuda. Dalam sebuah pesta kebun di Government House, Raja Charles menyampaikan permohonan maaf yang tulus karena menjadi penguasa monarki Inggris pertama yang mengunjungi wilayah tersebut dalam 400 tahun sejarahnya.
Agenda Utama di Bermuda:
- Proyek Nova: Raja akan meresmikan proyek dari UK Space Agency (UKSA) yang berfokus pada pelacakan sampah luar angkasa menggunakan jaringan teleskop global.
- Keamanan Maritim: Meresmikan Stasiun Coast Guard Great Bay yang baru dan meninjau teknologi kendaraan bawah air serta udara tak berawak milik Resimen Royal Bermuda.
- Penghargaan Militer: Memberikan medali layanan operasional kepada lima anggota resimen atas komitmen mereka dalam melindungi pulau.
Hubungan Bermuda dan Inggris
Meskipun bukan anggota resmi Persemakmuran Bangsa-Bangsa, Bermuda memiliki status khusus sebagai Wilayah Seberang Laut Inggris.
| Aspek Hubungan | Deskripsi |
|---|---|
| Status Politik | Wilayah Seberang Laut Inggris (British Overseas Territory). |
| Tanggung Jawab Inggris | Inggris mengelola urusan pertahanan dan luar negeri Bermuda. |
| Afiliasi Budaya | Berpartisipasi dalam aktivitas dan olahraga Persemakmuran melalui asosiasinya dengan Inggris. |
"Saya sangat menyesal butuh waktu begitu lama! Bermuda, seperti semua Wilayah Seberang Laut lainnya, adalah anggota keluarga Inggris yang paling berharga dan penting," ujar Raja Charles III dalam pidatonya.
Kilas Balik Kunjungan ke AS
Kunjungan ke Bermuda ini dilakukan tepat setelah Raja Charles dan Ratu Camilla menyelesaikan tur empat hari di Amerika Serikat yang sukses. Salah satu hasil penting dari kunjungan tersebut adalah keputusan Presiden Donald Trump untuk menghapus tarif pada wiski Skotlandia, sebuah langkah yang disambut dengan rasa terima kasih yang mendalam oleh pihak Istana Buckingham.



