Rayakan Hari Jadi ke-20, Google Translate Hadirkan Fitur Praktik Pengucapan Berbasis AI
Baca dalam 60 detik
- Google Translate merayakan ulang tahun ke-20 dengan meluncurkan fitur latihan pengucapan berbasis AI.
- Fitur ini memberikan umpan balik instan dan menyoroti kata-kata yang salah diucapkan pengguna.
- Saat ini baru tersedia di Android untuk wilayah AS dan India dengan dukungan bahasa Inggris, Spanyol, dan Hindi.

Dalam rangka memperingati 20 tahun perjalanannya, Google Translate meluncurkan salah satu fitur yang paling banyak diminta pengguna: praktik pengucapan (pronunciation practice). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk tidak hanya menerjemahkan teks, tetapi juga melatih cara mengucapkannya dengan umpan balik instan dari AI.
Cara Kerja dan Fitur Utama:
- Analisis Berbasis AI: Alat ini menggunakan kecerdasan buatan untuk mendengarkan ucapan pengguna melalui ponsel atau tablet dan memberikan evaluasi langsung.
- Umpan Balik Instan: Jika pengucapan benar, sistem akan memberikan pujian; namun jika kurang tepat, sistem akan menyoroti bagian yang perlu diperbaiki dan meminta pengguna mencoba lagi.
- Cara Penggunaan: Pengguna cukup mengetik frasa, lalu mengetuk tombol "Practice" yang muncul di bilah bawah untuk mulai merekam suara.
Ketersediaan dan Batasan Awal
Saat peluncuran, fitur ini masih memiliki batasan dalam hal perangkat dan wilayah operasional.
| Kategori | Keterangan Peluncuran |
|---|---|
| Platform | Eksklusif untuk perangkat Android. |
| Wilayah | Terbatas untuk pengguna di Amerika Serikat dan India. |
| Bahasa | Tersedia untuk terjemahan antara bahasa Inggris, Hindi, dan Spanyol. |
Google Translate pertama kali diluncurkan pada April 2006 dan kini telah mencakup hampir 250 bahasa dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif setiap bulannya.
Meskipun saat ini baru tersedia di Android, Google diperkirakan akan memperluas fitur ini ke perangkat iOS dan desktop di masa mendatang seiring dengan bertambahnya daftar bahasa yang didukung.



