Kualitas Bukan Segalanya: 8 Gim Buruk yang Tetap Mendapatkan Sekuel Meskipun Mengecewakan
Baca dalam 60 detik
- Banyak gim yang kualitasnya sangat buruk tetap mendapatkan sekuel karena angka penjualan yang tinggi di mata pemegang saham.
- Hello Neighbor berhasil sukses secara komersial berkat pemasaran viral dan popularitas di kalangan streamer meskipun dipenuhi bug dan mekanisme yang membosankan.
- Hello Neighbor 3 saat ini sedang dalam pengembangan meskipun seri sebelumnya mendapatkan ulasan yang beragam hingga buruk.

Dalam industri pengembangan gim yang semakin berisiko, penerbit sering kali memilih untuk terus membangun waralaba utama yang dapat diandalkan secara komersial. Namun, beberapa gim memiliki kualitas yang sangat buruk sehingga membingungkan bagaimana gim tersebut bisa cukup laku untuk menghasilkan sekuel.
Fenomena Sekuel yang Tidak Layak:
- Logika Komersial vs Artistik: Meskipun sebuah gim buruk secara kualitas artistik, kesuksesan penjualan sering kali membuat pemegang saham tetap menyetujui pembuatan sekuel.
- Potensi Viral: Kesuksesan komersial terkadang lebih didorong oleh pemasaran viral daripada kualitas produk akhir yang sebenarnya.
- Ketidakadilan Industri: Banyak gim berkualitas tinggi yang tidak mendapatkan sekuel karena angka penjualan yang dianggap kurang memadai oleh penerbit.
Studi Kasus: Hello Neighbor
Hello Neighbor menjadi bukti nyata bagaimana potensi viral dapat mengalahkan kualitas gim yang rendah. Gim horor siluman ini mendapatkan kritik tajam saat dirilis karena berbagai masalah teknis dan mekanisme permainan yang buruk.
| Masalah Utama | Deskripsi Kondisi |
|---|---|
| Mekanisme Permainan | Aspek siluman yang generik, teka-teki yang tidak menarik, dan proses bermain yang sangat membosankan. |
| Kualitas Teknis | Dipenuhi dengan bug yang merusak janji awal mengenai kecerdasan buatan (AI) yang dinamis. |
| Kelangsungan Waralaba | Meskipun Hello Neighbor 2 dinilai hanya sebagai pengalaman kelas menengah (mid), waralaba ini terus berkembang dengan Hello Neighbor 3 yang sedang dikerjakan. |
"Hello Neighbor adalah bukti sempurna bahwa kualitas produk akhir tidak sebanding dengan potensi viral sebuah gim," tulis Jack Pooley dari WhatCulture mengenai kesuksesan yang membingungkan dari judul ini.
Meskipun beberapa sekuel dalam daftar ini mampu menunjukkan peningkatan besar dibandingkan gim pendahulunya, keberadaan gim orisinal yang sangat buruk tetap membuat keputusan untuk memproduksi sekuel terasa tidak masuk akal bagi komunitas pemain.


