Meta Umumkan Pemangkasan 8.000 Pekerja Imbas Melonjaknya Pengeluaran AI
Baca dalam 60 detik
- Meta mengumumkan rencana untuk memangkas sekitar 8.000 karyawan atau 10% dari total tenaga kerjanya pada bulan depan, serta menghentikan rekrutmen untuk ribuan posisi yang kosong.
- Pemangkasan besar-besaran ini didorong oleh lonjakan anggaran perusahaan untuk proyek kecerdasan buatan (AI) yang mencapai angka fantastis $135 miliar pada tahun ini saja.
- CEO Mark Zuckerberg menyatakan bahwa implementasi alat AI telah secara dramatis meningkatkan produktivitas individu, sehingga beban kerja yang tadinya membutuhkan satu tim kini dapat ditangani oleh satu orang.

Meta bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya pada bulan depan seiring dengan rekor pengeluaran perusahaan yang dialihkan secara masif untuk proyek-proyek kecerdasan buatan (AI).
Fakta Kunci PHK Meta:
- Skala Pemangkasan: Meta berencana memangkas 10% dari total tenaga kerjanya, yang berdampak pada sekitar 8.000 staf. Selain itu, perusahaan juga tidak akan mengisi ribuan lowongan pekerjaan yang sebelumnya telah dibuka.
- Lonjakan Anggaran AI: Alasan utama di balik PHK ini adalah peningkatan drastis pengeluaran di sektor AI, di mana Meta mengalokasikan dana sebesar $135 miliar (sekitar Β£100 miliar) khusus untuk tahun ini.
- Perbandingan Pengeluaran: Angka investasi $135 miliar tersebut dilaporkan setara dengan gabungan total pengeluaran AI Meta selama tiga tahun sebelumnya.
Dalam sebuah memo internal yang dibagikan kepada para karyawan pada hari Kamis, pihak perusahaan mengonfirmasi rencana efisiensi tersebut. Seorang juru bicara Meta telah membenarkan adanya rencana pemangkasan pekerjaan ini namun menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut kepada media.
Visi Mark Zuckerberg tentang Efisiensi Berbasis AI
Langkah perampingan ini sebenarnya sudah dapat diprediksi. Pada bulan Januari lalu, salah satu pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, telah memberikan sinyal terselubung kepada publik bahwa perusahaannya kemungkinan akan kembali memangkas jumlah karyawan pada tahun ini akibat perubahan teknologi.
| Dampak Teknologi | Pandangan Eksekutif Meta |
|---|---|
| Produktivitas Individu Meroket | Zuckerberg mencatat bahwa karyawan yang sangat mengandalkan alat (tools) AI terbukti menjadi jauh lebih produktif. Berkat AI, satu orang kini dapat menyelesaikan proyek kompleks yang sebelumnya membutuhkan pengerjaan dari satu tim besar. |
| Evolusi Cara Kerja | Ketergantungan dan investasi yang meningkat pada AI diyakini akan mendisrupsi secara permanen cara operasional perusahaan dijalankan. |
"Saya pikir tahun 2026 akan menjadi tahun di mana AI mulai mengubah cara kita bekerja secara dramatis," ungkap Mark Zuckerberg terkait visi masa depan perusahaannya.
Kabar mengenai memo pada hari Kamis ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg. Sebelumnya, pada minggu lalu, kantor berita Reuters juga telah melaporkan indikasi bahwa Meta berencana untuk memangkas potensial lebih dari 10.000 karyawan tahun ini.



